Nyalakan Obat Nyamuk, Saat Sahur Rumah Ludes Terbakar

6
KEDOKANBUNDER – Peristiwa kebakaran yang terjadi menjelang waktu sahur terjadi di pemukiman Blok Dusun Tengah, Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Indramayu, Senin (‎12/6). Tidak ada korban jiwa dalam kejadiannya, namun seluruh bangunan dan harta benda ludes terbakar.
kebakaran kedokanbunder indramayu
Kebakaran di Kedokanbunder Indramayu. Foto: Tardi/Rakyat Cirebon
Dari informasi yang diperoleh Rakcer, kebakaran hebat itu terjadi sekitar pukul 3.30 WIB. ‎Rumah permanen milik Darinih (45) yang dihuni bersama seorang anaknya, Aji Santoso (15). 
Beruntung, ibu dan anak itu berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran melanda. “Tidak ada korban jiwa maupun luka,” jelas Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin melalui ‎Kasubag Humas, AKP Heriyadi.
Kebakaran di rumah yang terletak di RT 12/05 tersebut ‎diduga berasal dari obat nyamuk bakar. Sebelum tidur, Aji menyalakan obat nyamuk di dekat tempat tidurnya. 
Beberapa lama kemudian ia terbangun karena nafasnya terasa sesak akibat asap yang sudah menyebar dari bantal guling yang terbakar.
Lalu bantal guling yang dikeluarkan dari kamar itu dipadamkan‎ dengan menggunakan air. Kemudian ia melanjutkan tidur karena waktu sahur masih lama. 
Ternyata bantal guling yang ditinggalkan masih menyisakan bara dan terus mengepulkan asap. Dan tanpa diketahui bara apinya merembet ke perabotan dan mebeuler hingga terjadi kobaran.
Darinih bersama anaknya yang terbangun sontak panik ‎dan berusaha menyelamatkan diri keluar dari rumah. 
Sejumlah tetangganya yang mendengar teriakan meminta pertolongan bergegas melakukan upaya pemadaman dengan alat dan sumber air seadanya. Hanya saja kobaran api semakin membesar hingga sulit dipadamkan.
Petugas dari polsek setempat yang menerima laporan langsung menghubungi Pertamina EP Mundu dan meminta bantuan segera dikirim armada pemadam kebakaran (damkar).‎ 
“Kebakaran berhasil dipadamkan dengan bantuan warga dan damkar Pertamina. Rumah dan isinya hangus,” tukasnya. (tar)
BAGIKAN