Padukan Batik Motif Megamendung dengan Abjad Jepang

Zuraidah, Wanita Asal Medan yang Jatuh Hati di Cirebon

70
Batik Motif Abjad Jepang
TUNJUKAN. Wanita asal Medan, Zuraidah menunjukan batik motif Jepang buatanya. Batik yang memadukan motif megamendung dengan abjad Jepang itu berencana segera diekspor ke negeri Sakura.

Kecintaan Hj Zuraidah BA SPd kepada Cirebon bukan isapan jempol. Meski lahir di Medan, wanita 70 tahun ini telah mendedikasikan separuh hidupnya untuk tanah para Wali. Hal itu dibuktikannya dengan membuka usaha Batik Rini.

Salah satu yang unik dari batik karya Zuraidah ialah motifnya yang ‘nyeleneh’. Zuraidah mengkolaborasikan motif batik  khas Cirebon, Megamendung dengan abjad Jepang. Motif  Jepang ini dipilihnya, karena dia sendiri pernah menjadi dosen bahasa Jepang di salah satu kampus di Cirebon.

“Berdasarkan ilmu yang saya punyai, ternyata bisa menulis Jepang itu dalam bentuk batik. Malah bisa dikombinasikan dengan batik Cirebon, ternyata bisa, dan pembatik saya profesional,” ungkap Zuraidah kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Ia menjelaskan, batik motif Jepang sengaja dibuatnya untuk kebutuhan ekspor ke negeri matahari terbit. Dengan menggabungkan motif lokal dan Jepang, diharapkan batik yang menjadi ikon Indonesia dapat diterima di pasar Jepang.

Zuraidah berencana segera mengekspor batiknya itu keluar negeri. Batik motif Jepangnya pun sudah dikenal oleh kedutaan Jepang untuk Indonesia. “Saya sudah tidak sabar ingin memasarkan batik saya di Jepang,” kata dia.