Pakar : Ikuti Sunnah Nabi dalam Upaya Melawan Covid-19

Pakar : Ikuti Sunnah Nabi dalam Upaya Melawan Covid-19

RAKYATCIREBON.ID – Jurusan Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon  bekerja sama dengan Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia ( menyelenggarakan acara Seminar Internasional secara daring. Tema yang diusung Sunnah Nabi SAW dan Perilaku Masyarakat Dunia dalam Menyikapi Pandemi Covid-19, belum lama ini.

Empat pakar dari empat Negara, yaitu Prof Dr Hashim Hassan  Osman MA dari Sudan, Prof Muhammad Ali MSc PhD dari Amerika Serikat, Dr Norsaleha Mohd Salleh dari Malaysia dan Dr H Faqihuddin Abdul Kodir MA dari Indonesia dihadirkan sebagai narasumber.

Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Anisatun Muthi’ah MAg mengatakan, tujuan utama dari acara seminar ini untuk memaparkan Sunnah Nabi SAW dan  perilaku masyarakat Dunia dalam menyikapi pandemi Covid-19. Di samping itu untuk menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga internasional.

“Seminar Internasional ini menjadi sangat istimewa karena membahas Sunah Nabi yang dipahami kemudian berdampak pada perilaku masyarakat di berbagai benua, di antaranya benua Afrika, Amerika dan Asia dari aspek sejauh mana tingkat pengetahuan, respon dan tindakan mereka  dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19,” ungkapnya. 

Prof Muhammad Ali MSc PhD memaparkan, masyarakat Amerika Serikat menyikapi Covid-19 dengan melakukan penelitian oleh para akademisi dan  kebijakan pemerintah menerapkan karantina, social distancing, isolasi, memakai masker, cuci tangan, gaya hidup sehat dan berdoa kepada Tuhan. “Sesuai protokol kesehatan Covid-19,” kata dia. 


Sementara, Dr Norsaleha Mohd Salleh menguraikan, ahli Hadis sebagai perintis sumber berita yang benar sehingga diharapkan dapat mempengaruhi perilaku masyarakat Malaysia ketika Pandemi Covid-19 menghadapi berita hoax, pro kontra larangan shalat berjamaah di masjid. 


Dr H Faqihuddin Abdul Kodir MA menguraikan bahwa Hadis sebagai konsep pedoman yang dimaknai secara kontekstual, karena dalam istilah hadis menggunakan kata tha’un bukan virus corona. Pandemi Covid-19 sebagai ujian kesabaran, keimanan akhlak dan tantangan bagi Negara untuk mengeluarkan kebijakan.


Prof Dr Hashim Hassan  Osman, MA menjelaskan pengertian wabah dalam tradisi Islam, menjelaskan Sunnah Nabi SAW dalam menghadapi wabah, dan perilaku masyarakat Afrika dalam menghadapi Pandemi yang terkesan santai.


Dr Hartati Thalib, MA selaku ketua panitia memaparkan bahwa acara seminar internasional ini mendapat respon yang sangat baik dari berbagai kalangan terbukti jumlah peserta yang registrasi mencapai 600 orang yang berasal dari berbagai Negara seperti Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Republik Arab Mesir, Maroko dan lain-lain. 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr H Sumanta Hasyim MAg dalam sambutannya menyambut baik atas terselenggaranya acara ini, dan mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu acara yang bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

 
Sedangkan ketua Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA) Dr M Alfatih Suryadilaga MAg dalam sambutannya memotivasi para peserta untuk menulis artikel di jurnal Studi Hadis Nusantara (JSHN) Jurusan Ilmu Hadis IAN Syekh Nurajati Cirebon.


Acara Seminar ini berlangsung dengan lancar dan menghasilkan beberapa rekomendasi sesuai dengan tema yang diusung untuk mengedukasi masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

Seminar Internasional ini diakhiri dengan pengumuman nominasi artikel terbaik Jurnal Studi Hadis Nusantara (JSHN) Jurusan Ilmu Hadis IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!