Panitia Pilwu Harus Patuhi Aturan

4
Verifikasi Berkas Persyaratan Bakal Calon Kuwu Wajib Dilakukan

SUMBER– Meskipun penetapan calon kuwu hanya tersisa lima hari, masih ada panitia pemilihan kuwu yang belum melakukan verifikasi persyaratan bakal calon kuwu (balon kuwu). Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakyat Cirebon, panitia pilwu yang belum melakukan verifikasi adalah Desa Susukan Agung Kecamatan Susukan Lebak. Panitia mengaku, mengalami beberapa permasalahan sehingga belum melaksanakan verifikasi.

panitia pilwu cirebon
Hendra Nirmala. Foto : Yoga Yudisthira/Rakyat Cirebon

Adapun dokumen yang belum diverifikasi panitia adalah ijazah salah satu calon yang bersekolah di Jombang Jawa Timur. Menanggapi itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Pemkab Cirebon, Hendra Nirmala mengatakan, verifikasi wajib dilakukan oleh semua panitia pilwu. Menurutnya, keaslian dari dokumen yang diberikan oleh balon wajib diperiksa oleh panitia.

“Kenapa ini belum diverifikasi. Waktunya kan sudah mepet begini dan tinggal menyisakan satu hari kerja saja yaitu Senin,” tanya Hendra Nirmala kepada Ketua Panitia Pilwu Desa Susukan Agung, Ibrohim yang melakukan konsultasi, Jumat (2/9). Hendra menyebutkan, tidak dilakukannya verifikasi oleh panitia bisa menimbulkan anggapan negatif, khususnya dari balon bersangkutan. Bukan hanya itu saja, Hendra juga menegaskan, akan ada dampak hukum yang akan diterima apabila balon yang tidak di verifikasi terpilih.

“Kalau calon lain mengetahui, maka akan bahaya karena bisa saja mereka menggugat karena panitia tidak melaksanakan verifikasi,” tambahnya.Oleh karena itu, Hendra meminta kepada ketua panitia untuk segera melakukan verifikasi langsung. Meskipun panitia bisa beralasan memiliki keyakinan ijazah balon itu asli, Hendra tetap meminta panitia mengikuti aturan yang berlaku.“Minimalnya ada keterangan dari sekolah yang bersangkutan kalau memang benar ijazah itu asli,” tandasnya kepada Rakyat Cirebon.

Sementara itu, Ketua Panitia Ibrohim dihadapan wartawan mengaku, pihaknya selama ini berkonsentrasi pada satu masalah yang juga menimpa balon tersebut. Menurutnya, panitia masih mencari jalan terbaik untuk permasalahan yang ada saat ini.“Permasalahannya adalah keterangan izin istri yang diberikan oleh balon dibantah langsung oleh sang istri yang merasa tidak menandatangani,” ujarnya. Makanya, kata Ibrohim, pihaknya selama ini konsentrasi ke masalah ini karena ketika digugurkan akan ada permasalahan lagi.

“Kita kesini juga untuk konsultasi masalah ini awalnya,” tegas Ibrohim.Untuk usulan staf ahli, Ibrohim menegaskan, pihaknya akan segera meminta panitia lain untuk melakukan verifikasi ke Jombang. “Entah nanti malam atau hari Minggu besok. Yang jelas nanti ada panitia yang ke Jombang. Selama kita menyelesaikan permasalahan izin istri disini, nanti ada panitia yang berangkat,” pungkasnya. (yog)

BAGIKAN