Panwaslu Ogah Dicap Macan Ompong

7
INDRAMAYU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Indramayu sepertinya berkomitmen untuk mengawasi setiap tahapan pada proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2015.  Untuk itu, dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya selalu didasarkan pada aturan maupun ketentuan yang berlaku.

panwaslu indramayu
Panwaslu Indramayu. Foto : Tardiarto Azza/Rakyat Cirebon

Pernyataan itu disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Indramayu, Supandi SPdI. Dikatakan, Panwaslu sudah semestinya melakukan pengawasan dalam setiap tahapan yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Baik di tingkat kabupaten (KPUD), kecamatan (PPK), maupun desa (PPS). “Pengawasan yang kami lakukan bukan formalitas, tapi pengawasan sebenarnya. Di tingkat kecamatan ada Panwascam, dan di tingkat desa ada PPL,” jelasnya, kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Untuk itu, apabila ada rekomendasi yang dikeluarkan oleh pihaknya, maka terdapat hal untuk diluruskan. Bahkan perlu dievaluasi hingga harus dilakukan langkah perbaikan maupun tindakan dalam menanggapi setiap rekomendasinya. “Kalau kami mengeluarkan rekomendasi, itu sudah menjadi bagian dari tugas kami. Jadi jangan menganggap Panwaslu melakukan justifikasi,” tegasnya.

Selain berdasarkan tugas pokok dan fungsi, lanjut Supandi, Panwaslu sebagai pengguna anggaran sangat tidak benar jika keberadaannya hanya formalitas untuk melengkapi kelembagaan dalam pelaksanaan Pilbup Indramayu tahun 2015. “Kami tidak mau dikatakan hanya menerima gaji buta. Kami harus menunjukkan kredibilitas dalam pengawasan,” kata dia.

Semuanya itu, menurut Supandi bertujuan agar tidak ada masalah dan kendala dalam pelaksanaan, serta supaya masyarakat merasa dibutuhkan terhadap pemilu yang sangat penting dan menjadi bagian dari proses demokrasi. “Kalau bisa dilaksanakan, ya dilaksanakan saja jangan berandai-andai. Potensi-potensinya harus diantisipasi,” tukasnya. (tar)

BAGIKAN