Panwaslu Terima Laporan Black Campaign

Panwaslu Terima Laporan Black Campaign

“Redaksi di dalam selebaran itu isinya fitnah dan tentu mencemarkan nama baik saya,” tegasnya.

Adanya hal seperti itu mengganggu dirinya secara psikologis, mengingat selebaran itu sudah tersebar luas ditengah-tengah masyarakat. Bahkan sangat disayangkan selebaran seperti itu juga ditemukan di tempat ibadah.

“Langkah saya ya melaporkan ke pihak berwajib, untuk selanjutnya saya serahkan ke tim pemenangan,” tukasnya.

Dihubungi secara terpisah, Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir mengaku pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait black campaign yang ditujukan kepada paslon tertentu.

Ya ada pelapor yang melaporkan terkait black campaign, dan dalam waktu dekat ini akan melakukan pembahasan di Sentra Gakkumdu,” tuturnya.

Disinggung apakah itu masuk pelanggaran pemilu, menurutnya, nanti lihat hasil pembahasan dengan tim.

“Nanti kita lihat hasil pembahasan dengan tim,” imbuhnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Dua terduga pelaku black campaign atau penyebar kampanye hitam dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Cirebon telah tertangkap dan dibawa ke Kantor Polsek Astanajapura, Senin (28/5) dini hari. Informasi yang berhasil  dihimpun menyebutkan, kedua terduga pelaku tersebut berinisial IZ (25) dan MI (24). (ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!