Partai Berkarya-Gerakan Hejo Kepincut Rindu

474
DUKUNGAN
DUKUNGAN. Partai Berkarya dan Gerakan Hejo saat konfrensi pers setelah deklarasi dukungan kepada Ridwan Kamil.

MENDEKATI hari pencoblosan 27 Juni mendatang, dukungan untuk paslon  Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) terus mengalir. Setelah dukungan dari berbagai organisasi dan pergerakan di daerah, kini dukungan datang dari Partai Berkarya dan organisasi Gerakan Hejo didapatkan.

Partai berkarya besutan Tommy Soeharto dan Gerakan Hejo, komunitas lingkungan itu mendeklarasikan dukungannya kepada Rindu di Pasir Impun, Bandung, Minggu (10/6).

Pada acara itu, Partai Berkarya dan Gerakan Hejo menerima kaos dan jaket Relawan Rindu Juara sebagai simbol dukungan mereka kepada pasangan Rindu.

“Sesuai aspirasi dan harapan rakyat Jabar, dan memperhatikan usulan sesepuh kami,  Pak Solihin GP, serta penegasan dari DPP, maka kami jatuhkan dukungan Partai Berkarya kepada Rindu  dan kami siap memenangkan  Rindu” kata  Ketua DPW Partai Berkarya (PB) Jawa Barat Eka Santosa yang juga ketua DPP Gerakan Hejo ini pada acara deklarasi tersebut.

Menurut dia, pilihan PB jatuh kepada Rindu, karena pihaknya sudah mengenal Kang Emil sebagai sosok pemimpin yang berprestasi dengan segudang kelebihan yang dimilikinya. Apalagi wakilnya, Kang Uu merupakan bagian dari keluarga besar Hejo. “Kami sudah beberapa kali bertemu dan berkomunikasi dengan Kang Uu, sehingga dukungan kami kepada Rindu semakin mantap,” ujarnya.

Di injury time ini, PB pun segera membentuk tim kerja pemenangan Rindu dengan menunjuk Wakil Ketua DPW partai Berkarya Deny Tudirahayu sebagai koordinator pemenangan Rindu. “Di sisa waktu ini kami harus bekerja cepat dan all out dan berkoordinasi dengan  DPD, terutama di daerah yang masih lemah suara Rindu untuk berjuang memenangkan Rindu,” kata Deny.

Adapun  alasan  Gerakan Hejo mendukung Rindu, menurut Eka, karena Ridwan Kamil   dinilai sebagai calon gubernur yang kompeten untuk mengatasi permasalahan lingkungan di Jabar.

“Kerusakan lingkungan kita sudah luar biasa. Sungai dan hutan sudah rusak, begitupun pantainya. Kita berhadapan dengan dehumanisasi di masyarakat bawah sehingga membutuhkan gubernur yang kuat untuk membawa perubahan untuk Jabar lebih baik,” kata Eka.

1
2
BAGIKAN