Pasti Usung Program Ibu Dapur Ngebul

412
HANGAT
HANGAT. Calon Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati tampak hangat dengan ibu-ibu saat blusukan. Eti merupakan satu-satunya kontestan perempuan di Pilwalkot Cirebon 27 Juni mendatang.

CIREBON – Kedekatan antara pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) dengan ibu-ibu atau pemilih perempun sudah tidak perlu diragukan lagi. Eti merupakan satu-satunya kontestan perempuan di Pilwalkot Cirebon.

Untuk itu, duet Pasti juga membawa salah satu program unggulannya, yaitu Ibu Dapur Ngebul, dengan tujuan menciptakan kemandirian ekonomi bagi kaum perempuan. Hal ini dilakukan dalam rangka menggali potensi yang ada dalam diri perempuan dan menghadirkan kemandirian.

Banyak pihak menilai, Eti Herawati sosok yang sangat menghargai orang tua dan dekat dengan semua kalangan, selalu antusias diterima masyarakat ketika melakukan sapa warga dari RW ke RW. Oleh karena itu, keberpihakannya kepada potensi dan peran serta perempuan akan dimaksimalkan.

“Lewat program Ibu Dapur Ngebul, kita Pasti akan menghadirkan kemandirian perempuan yang potensinya luar biasa. Kita yakin lewat kemandirian perempuan, keluarga kuat dan Kota Cirebon sejahtera,” ungkap Eti.

Ia menambahkan, program-program yang berpihak kepada perempuan harus terus dihadirkan, sebagai wujud nyata upaya memajukan Kota Cirebon yang berbasis kemandirian keluarga. Dengan begitu, kata Eti, keluarga kuat akan berimbas pada pertumbuhan di pelbagai sektor.

“Keluarga kuat dan mandiri, wujud daerah yang maju serta sejahtera. Kita mulai dari keluarga dan peran serta perempuan. Saya yakin bersama Pak Azis bisa memberikan ruang kepada kaum perempuan untuk semakin berkembang,” katanya.

Untuk diketahui, pasangan Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) merupakan calon walikota dan wakil walikota Cirebon nomor urut dua yang akan mengikuti Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 27 Juni mendatang. Duet Pasti diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKB, PKPI dan Partai Hanura. Dalam perjalanannya, PKS dan Partai Berkarya juga menyatakan dukungannya. Azis sendiri sebelumnya menjabat walikota, baru habis masa jabatannya pada 16 April lalu. (jri)