PDIP Akan Pecat Kader yang Membangkang

PDIP Akan Pecat Kader yang Membangkang

pdip usung sunjaya imron di pilbup cirebon

RAKYATCIREBON.CO.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDIP) akan memecat kadernya yang mendaftarkan diri menjadi calon kepala daerah
dari partai lain.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Sekretaris DPD PDIP
Provinsi Jawa Barat, Dr Abdy Yuhana SH MH kepada sejumlah wartawan, Senin (8/1)
usai menghadiri Rakercabsus PDIP Kabupaten Cirebon di Hotel Apita Cirebon.
Dikatakan Abdy, keputusan partai sudah jelas dan sudah
ditetapkan langsung oleh Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. Oleh karena itu,
semua kader harus siap mengamankan dan memenangkannya.
Bukan hanya itu saja, Abdy juga menjelaskan pihaknya tidak
akan memberikan toleransi kepada siapa saja yang tidak mendukung maupun
membelot dari instruksi partai.
“Kami tegas, siapa saja yang tidak mendukung akan kami
pecat. Dia tidak usah mengundurkan diri, juga kami akan pecat,” tegasnya.
Dirinya juga membenarkan untuk di Kabupaten Cirebon terdapat
nama kader yang diketahui mencalonkan diri dari partai lain. “Kami hitung saja
ada sepuluh anggota dewan karena yang satu sudah tidak kami hitung. Termasuk
juga kader lainnya, akan kami tindak tegas,” tambahnya.
Hal berbeda diungkapkan Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, H
Mustofa SH yang mengatakan akan terlebih dahulu mencari bukti kebenaran dari
kabar yang beredar saat ini. Bahkan, dirinya mengatakan akan menunggu yang
bersangkutan mendaftarkan diri terlebih dahulu ke KPU.
“Kami akan mencari tahu dan mungkin menunggu dia
mendaftarkan diri. Semua ada mekanismenya dan kami juga tidak boleh gegabah
dalam mengambil keputusan. Nanti kit akan cek semuanya,” terang Mustofa.
Meskipun demikian, Mustofa membenarkan akan adanya tindakan
tegas yang akan diambil oleh partai apabila kabar tersebut memang benar
terjadi. “Tentunya kami akan kenakan sanksi berat yaitu pemecatan,” pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, dalam pemilihan bupati dan
wakil bupati Cirebon Tahun 2018 ini terdapat beberapa nama kader PDIP yang
disebut-sebut akan mendapatkan rekomendasi dari partai lain. Sebut saja H Tarmadi yang santer akan diakomodir oleh PKB maupun partai lainnya.
Nama lain,  Dian Hernawa Susanty yang menyatakan telahmendapatkan rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon
wakil bupati. Walaupun, Dian sendiri sudah menyampaikan surt pengunduran
dirinya kepada PDIP beberapa hari lalu.
Sebelumnya, PDIP  mengumumkan pasangan calon bupati dan wakil
bupati Cirebon akan mengusung, Dr H Sunjaya Purwadisastra MM MSi dan Drs H Imron
Rosyadi.
Rekomendasi tersebut dilakukan dalam
Rapat Kerja Cabang Khusus, Senin (8/1) di hotel Apita Cirebon. Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat, Dr Abdy Yuhana SH MH hadir untuk
memberikan pengarahan kepada kader banteng.
Abdy juga mengajak semua kader yang hadir untuk menyatakan
kesiapannya dalam memenangkan pasangan Sunjaya-Imron. Tak tanggung-tanggung,
Abdy bahkan mengajak salah satu perwakilan PAC untuk menyuarakan kesiapannya di
hadapan hadirin.
Kepada sejumlah wartawan, Abdy menegaskan keputusan ini
merupakan perintah partai yang harus diamankan oleh semua kader. Dengan
demikian, Abdy menegaskan tidak ada lagi perselisihan yang terjadi seperti
ramai diberitakan senelumnya.
“Kalau kemarin sempat ramai itu bagus untuk dinamika.
Tetapi, saat partai sudah mengeluarkan keputusan, maka semua pihak harus bias
mengamankannya,” tegas Abdy.
Menurutnya, PDIP menargetkan untuk kembali merebut
kemenangan di pilkada mendatang. Termasuk juga di kabupaten Cirebon, dirinya
merasa optimis dapat kembali mengamankan posisi yang sudah diraih saat ini.
“Tujuan kami di semua daerah yang melakukan pemilihan adalah
menang. Disini (kabupaten Cirebon, red) juga, kami targetkan menang,” tambahnya.
Ketua DPC PDIP H Mustofa SH mengatakan, rekomendasi merupakan keputusan partai yang tentunya harus diamankan. Dirinya
mengungkapkan, semua elemen PDIP saat ini sudah bersatu dan menyatakan siap
untuk memenangkan pilkada mendatang.
“Kami terus melakukan tahapan untuk menyatupadukan suara
menjelang pilkada. Rakercabsus kali ini juga menyampaikan sebuah instruksi dan
kebijakan partai yang nanti harus dilaksanakan oleh struktur kami,” tegasnya.
Pihaknya melihat situasi yang terjadi
beberapa waktu mengenai kisruh internal merupakan sebuah anugerah. Artinya,
dinamisasi internal sangat diperlukan guna menimbulkan rasa tangungjawab.
“Sedinamis apapun, kami bersyukur semua struktur partai
tetap menjaga kesolidan. Buktinya semua yang kami undang semuanya hadir. Ini
menunjukkan PDIP tetap solid,” ungkapnya.
Pria yang juga Ketua DPRD Kabupaten Cirebon ini lantas
menyampaikan, ada beberapa langkah lagi yang akan dilakukan sebelum
mendaftarkan pasangan Sunjaya-Imron ke 
KPU Kabupaten Cirebon. 
“Nanti ada deklarasi dan sebelumnya juga kami
akan bicarakan dengan partai koalisi mengenai deklarasi tersebut. Baru setelah
itu dibentuk tim pemenangan dan hari Rabu usai acara HUT PDIP, kami akan
mengantarkan ke KPU untuk mendaftarkan sebagai calon bupati dan wakil bupati,”
pungkasnya.
Sementara itu, Sunjaya yang ditemui usai Rakercabsus
membenarkan akan ada deklarasi pasangan Sunjaya-Imron, pada Selasa (9/1).
“Besok (hari ini, red) deklarasi dan Rabu kami mendaftar ke KPU,” singkatnya
(yog/ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!