Pedagang Pertanyakan Master Plan

6
Penataan Pasar  Kanoman, Pol PP  Tertibkan PKL

CIREBON – Penataan Pasar Kanoman terus dikebut. Seperti halnya Dishubinkom Kota Cirebon yang melakukan penataan sirkulasi lalu lintas di Pasar Kanoman.  “Arus lalu lintas akses keluar masuk kendaraan di kawasan Pasar Kanoman Kota Cirebon sedang ditata. Ini buat mengurai kemacetan juga,” kata Kadishubinkom, Maman Kirman kepada Rakyat Cirebon saat ditemui di kawasan Pasar Kanoman, Senin (5/10).

penataan pasar kanoman kota cirebon
Penataan PKL PS Kanoman. Foto : Sudriman/Rakyat Cirebon

Menurutnya, penataan sirkulasi lalu lintas juga merujuk pada hasil rapat forum lalu lintas Kota Cirebon. Menurutnya, kemacetan juga menimbulkan ketidaknyamanan pengunjung pasar.
Apalagi, kata dia banyak warung-warung PKL berdiri di trotoar serta parkiran becak yang tidak teratur. “Kami tengah melakukan penataan dalam menindaklajuti rencana penataan pasar kanoman,” paparnya.

Ia mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP melakukan penataan sejumlah PKL. “Misal ada PKL yang berdiri memakan bada jalan, kami lakukan penataan,” paparnya. Hal senada dikatakan, Sekretaris Dishubinkom Kota Cirebon Ujianto menjelaskan, dalam penataan sirkulasi arus lalulintas di Pasa Kanoman, pihaknya juga menata sudut-sudut kemiringan warung PKL.

Dari yang semula kemiringannya mencapai 90 derajat, dibatasi menjadi 46 derajat. “Parkir sebelah kanan motor direlokasi. Becak di fasilitasi untuk dikasih pangkalan sendiri,” sebut Ujianto.
Sementara itu, untuk akses keluar masuk kendaraan di Pasar Kanoman menjadi satu jalur. Akses masuk dari Jalan Winaon dan keluar melalui tiga jalur, yakni Jalan Pasuketan, Lemahwungkuk-Pulasaren dan jalan ke Pasar Talang.

“Semua satu jalur. Kami juga siapkan 6 pos pengamanan dan pengawasan lalulintas di kawasan pasar ini,” sebutnya. Dia mengatakan, sosialisasi penataan sirkulasi Lalulintas Pasar Kanoman dilakukan selama 2 bulan. “Soal PKL kewenangan ada di Disperindag Kota Cirebon,” katanya.
Sementara itu Sekretaris APPSI Kota Cirebon Arie ditemui dilokasi pasar kanoman, mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan leading sektor dalam penataan pasar tradisional.

Namun, lanjutnya, sampai saat ini pedagang belum diberi kejelasan tentang grand desain penataan yang ada di Pasar Kanoman tersebut. “Pertemuan sudah dan intinya pedagang dan PKL setuju dilakukan penataan. Tapi sampai sekarang kami belum tahu bagaimana grand desain penatannya itu,” sebut Ari.

Menurutnya, dari kondisi ini pedagang maupun PKL di kawasan Pasar Kanoman Kota Cirebon semakin bingung. Sebab, belum ada grand desain, sementara sosialisasi dan penataan sudah dari sektor lain sudah dilakukan. Jika grand desain (master pland) penataan Pasar Kanoman Kota Cirebon tidak segera dikeluarkan. PKL khawatir akan terjadi ketidak adilan sosial dalam penempatan di kawasan yang terbaru.

“Segera disosialisasikan grand desainnya agar semua jelas dan PKL juga tidak bertanya-tanya terus,” sebutnya. Dari hasil pantauan Rakyat Cirebon di lapangan, terlhat sejumlah POL PP bersama Anggota Dishubkominfo tengah melakukan penataan. (dic/man)

BAGIKAN