Pemda Tata Kawasan Makam Sunan Gunung Jati

6
Ingin Pedagang Sekitar Astana Terlihat Rapih, Bupati Bangun Kios

GUNUNG JATI- Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan menata pedagang dengan membangun kios di sekitar situs Makam Sunan Gunung Jati. Mengawali penataan, Bupati Cirebon Drs Sunjaya Purwadisastra MM MSi melakukan peletakan batu pertama pembangunan kios, bersama jajaran Korem 063 Sunan Gunung Jati dan Polres Cirebon Kota, kemarin.

gunung jati cirebon ditata
Peletakan batu pertama kios di Gunung Jati. Foto :  Ahmad Asari/Rakyat Cirebon

Saat Rakyat Cirebon ditemui usai kegiatan, Sunjaya menjelaskan, dalam rangka penataan pedagang, pemerintah daerah akan membangun puluhan kios bagi para pedagang yang ada di sana. Tujuannya, kata Sunjaya, supaya terlihat rapi dan menarik perhatian pendatang. “Selama ini kan tidak terkontrol dan terkesan berantakan, jadi kita rapikan,” tutur politisi PDIP Kabupaten Cirebon ini.

Pembangunan puluhan kios yang dibiayai Kementerian Koperasi dan UMKM senilai Rp400 juta tersebut juga bermaksud untuk memberdayakan masyarakat kecil.Dengan dibangunnya kios, Sunjaya berharap akan menarik perhatian pengunjung sehingga dapat memberikan pemasukan lebih pada para pedagang.“Kita harap masyarakat juga mendukung dengan pembangunan ini. Karena akan kembali untuk masyarakat,” jelas Sunjaya.

Ditambahkannya, diperkirakan pembangunan 40 kios tersebut akan memakan waktu selama dua bulan. Namun pada saat pembangunan kios tersebut, pihaknya tidak akan membongkar kios yang lama. “Pembangunannya dilakukan tahun ini karena memakai anggaran 2015. Kita polanya bangun dulu baru bongkar, kan ada juga yang bongkar dulu baru bangun. Kalau seperti ini kan pedagang masih bisa berjualan,” imbuh dia.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, selain membangun kios bagi para pedagang, Pemkab juga berencana membangun masjid raya di sana, yang proses pengerjaannya akan dilakukan dalam waktu dekat. (ari)

BAGIKAN