Penambahan Pos Damkar Baru Tahap Pembahasan

28
SUMBER– Upaya mengantisipasi  kebakaran di Kabupaten Cirebon nampaknya tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.  Pasalnya, rencana penambahan pos dan UPT Pemadam Kebakaran di Kabupaten Cirebon sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan.

samsul bakhri damkar cirebon
Samsul Bakhri. Foto: Ahmad Asari/Rakyat Cirebon

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Samsul Bakhri menjelaskan, rencana penambahan sejumlah pos dan UPT masih belum clear karena masih dalam proses pembahasan. Dikatakan Samsul, dalam melaksanakan tugasnya, pemadam kebakaran memiliki rencana induk sistem proteksi kebakaran (RISPK).

Di dalamnya, sebut Samsul, menjelaskan terkait tanggap kebakaran  yang tidak boleh lebih dari 15 menit atau yang biasa disebut pola 555.  “Angka itu memiliki arti 5 menit untuk persiapan kemudian 5 menit untuk menuju lokasi dan terakhir persiapan pemadaman,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin. Jika melihat luas wilayah Kabupaten Cirebon, lanjutnya, idealnya terdapat 14 pos damkar. Sedangkan saat ini baru terdapat 9 pos.

“Perhitungan waktunya tiap pos 7,5 kilometer. Jadi tinggal dikalikan saja dengan wilayah kabupaten. Hasilnya kurang lebih memerlukan 14 pos,” tuturnya. Diakui Samsul, ketersediaan armada dan personel masih kurang. Sampai saat ini, pihaknya hanya memiliki 12 armada yang tersebar di 9 pos. Sedangkan, kebutuhan personel sendiri idelanya sebanyak 216 orang.

“Kita punya 12 mobil yang masing-masing regunya ada 6 personel dan bertugas bergantian. Jadi jika 12 mobil dikali 6 orang dan dikalikan dengan 3 kali shif seharusnya 216 personel, sementara kita hanya memiliki 165 petugas, jadi masih kurang banyak,” ungkapnya. Ia berharap, pembahasan terkait rencana pengadaan pos baru tersebut selesai di tahun ini sehingga bisa segera direalisasikan secepatnya.

Rencana tersebut mendapat dukungan dari Bupati Cirebon Drs H Sunjaya Purwadisastra MM MSi. Dikatakan Sunjaya, sulitnya mendapatkan sumber air menjadi permasalahan petugas pemadam kebakaran. Oleh karena itu, pemerintah daerah berencana menambah sejumlah UPT dan pos damkar.
“Solusinya kita upayakan untuk penambahan pos pemadam kebakaran yang akan ditempatkan di sejumlah tempat. Dengan adanya penambahan pos ini, kami yakin bisa menjadi solusi pada saat terjadi kebakaran,” terang Sunjaya. (ari)

BAGIKAN