Penetapan Calon Kuwu Sempat Ricuh

51
Panitia Pilwu Bangodua Sebut Hanya Salah Pengertian


KLANGENAN – Penetapan bakal Calon (balon) menjadi calon kuwu (calwu) di Desa Bangodua, Kecamatan Klangenan, sempat diwarnai kericuhan antar sesama pendukung. Namun, hal tersebut dapat diatasi dan kembali berjalan konusif.

calon kuwu cirebon
Calon Kuwu. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

Ketua Panitia Pemilihan Kuwu (Pilwu) Desa Pegagan, Kecamatan Klangenan H Maqbul mengaku terjadinya keributan antar pendukung tersebut lebih dikarenakan adanya saling ketersinggungan atau selisih paham, namun hal tersebut bidsa diatasi oleh pihak keamanan dan suasana kembali kondusif sampai akhir pelaksanaan penetapan balon menjadi calon.

“Saya sendiri tidak tahu tadi ada rebut-ribut diluar, tapi semua bisa kembali normal dan kondusif,” terang Maqbul, kepada Rakyat Cirebon, usai pelaksanaan kegiatan penetapan balon menjadi calon, kemarin (6/10).

Menurut Maqbul, adanya gesekan tersebut karena seluruh pendukung dari keempat balon kuwu berkumpul dihalaman balai desa untuk menyaksikan pelaksanaan penetapan balon menjadi calon. Sehingga kemungkinan ada ketersinggungan antar pendukung dan menyebabkan sedikit keributan.

Kata Maqbul, walaupun demikian keseluruhan acara penetapan balon menjadi calon berjalan dengan sukses dan Desa Bangodua sendiri sudah menetapkan empat calon kuwu.“Alhamdulilah, sampai dengan akhir acara tidak terjadi keributan, semuanya berjalan dengan sukses,” terangnya.

Sementara itu, Camat Klangenan Sutismo mengatakan, pelaksanaan penetapan balon menjadi calon sudah sesuai dengan tahapan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah.Artinya, menurut Sutismo, panitia sudah bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan setelah penetapan balon menjadi calon akan dilanjutkan kepada tahapan pengundian nomor urut.

“Semuanya berjalan lancar, sukses. Walaupun tadi ada sedikit keributan tapi hal tersebut bisa diatasi oleh keamanan dan kemblai konusif,” paparnya. (caz/mgg)

BAGIKAN