PEP Jatibarang Field Lakukan Pemboran di Tengah Pandemi Covid-19

42
BERBAGI. Pertamina EP Jatibarang Field santuni anak yatim di wilayah pemboran Sumur CMT-20. (FOTO: TARDIARTO AZZA)

RAKYATCIREBON.ID-Pertamina EP (PEP) Jatibarang Field melakukan pemboran sebuah sumur di tengah pandemi Covid-19. Berlokasi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Indramayu, progres dari pemboran di lokasi yang diberi nama Sumur CMT-20 itu berpotensi menghasilkan minyak bumi dikisaran 350 Barrel Oil Per Day (BOPD).

Jatibarang Legal & Relation Assistant Manager, Ery Ridwan mengatakan, Pertamina EP selaku perusahaan negara yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi migas memperoleh mandat dari pemerintah, yaitu untuk meningkatkan cadangan minyak dan gas nasional melalui program pemboran. Dan salah satunya pemboran sumur CMR-NP2 di Losarang tersebut.

Menurutnya, tugas untuk memenuhi amanah menjaga ketahanan energi Indonesia itu, pihaknya tetap konsisten menjalankan kegiatan pemboran sumur CMR NP-2 di tengah kondisi harga minyak dunia yang anjlok dan pandemik Covid-19. Serta akan berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. “Oleh karena itu, mari kita jaga proses pemboran ini agar bisa berjalan baik, mohon doanya dan dukungan aparat pemerintahan dan masyarakat agar pemboran ini dapat berjalan aman, lancar dan selamat sehingga menghasilkan hasil yang berkah berupa migas sebagai energi penggerak yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya usai pemberian santunan kepada anak-anak yatim, Rabu (20/5) di Balai Desa Muntur.

Dipaparkan Ery, progres kegiatan pemboran sumur pengembangan dengan nama CMT-20 itu akan berlangsung selama 51 hari dengan target perolehan minyak di kedalaman 2.885 meter di bawah permukaan tanah. Pemborannya menggunakan rig PDSI #15.3 N110-M dengan potensi menghasilkan minyak bumi berkisar 350 BOPD. Sumur pemboran CMR-NP2 ini merupakan sumur pemboran eksploitasi pertama yang dibor oleh Pertamina EP Asset 3 di lapangan Jatibarang di tahun 2020 ini. “Mengacu data yang diperoleh per 20 Mei 2020, rata-rata tahunan produksi minyak Pertamina EP Jatibarang Field saat ini mencapai 5.899 BOPD dan rata-rata tahunan produksi gas sebesar 44.68 million standard cubic feet per day atau MMSCFD,” terangnya.

Berkaca pada keberhasilan pemboran sumur CMR NP-1, pada Desember 2019 lalu berhasil memproduksikan minyak bumi mencapai 736 BOPD dan gas sebesar 3.7 MMSCFD. Sehingga pada 4 Mei 2020 Pertamina EP Asset 3 kembali melakukan pengeboran di struktur Cemara Timur dengan nama sumur CMR NP-2 atau CMT-20 tersebut.

Sementara itu, pemberian santunan dan paket sembako kepada anak-anak yatim yang dipusatkan di Balai Desa Muntur merupakan kegiatan syukuran pemboran CMT-20. Acara dihadiri oleh manajemen Pertamina EP Jatibarang Field, HSE Coordinator, Kuwu Muntur, dan perwakilan anak yatim sebanyak 5 orang dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yakni menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk mengumpulkan masyarakat, maka syukuran dilaksanakan secara sederhana berupa pemberian santunan dan paket sembako kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian perusahaan dalam berbagi kebahagiaan,” pungkasnya. (tar)

BAGIKAN