Perangkat Desa Mogok Kerja, Tokoh Masyarakat Greged Angkat Bicara

105
Abah Jamaluddin/rmoljabar

RAKYATCIREBON.ID-Sejumlah perangkat desa di Kabupaten Cirebon sudah belasan hari mogok kerja dan meninggalkan kewajibannya melayani masyarakat. Situasi ini mengundang keprihatinan banyak pihak, salah satunya dari tokoh masyarakat Kecamatan Greged, Abah Jamaluddin.

Abah sapaan akrabnya, berharap para perangkat desa bisa bersikap dewasa dan bertanggungjawab, sebagai seorang pelayan masyarakat tidak melakukan hal-hal yang merugikan kepentingan orang banyak.

“Kami prihatin dengan kondisi saat ini, dimana pelayanan pada masyarakat dikorbankan, tidak ada satu pun perangkat Desa disini, mereka mogok kerja,” kata Abah Jamaluddin kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (23/1).

Menimpali komentar Abah,  Kepala Desa Sindangkempeng,  Yaya,  mengaku tidak habis pikir dengan tingkah perangkat desanya yang sudah belasan hari meninggalkan tugasnya dan ikut-ikutan mogok kerja.

“Hari ini tidak ada satu pun perangkat desa yang masuk kerja, mereka melupakan tanggung jawab melayani masyarakat. “ kata Yaya.

Sementara itu di Desa Sedonglor Kecamatan Sedong, Kepala desa setempat yang baru dilantik, Supyan Suri menyebutkan bila para perangkat desanya pun mogok kerja selama belasan hari belakangan dan menyebarkan kabar bila dirinya telah memecat mereka. Dia merasa ada pemutar balikan fakta oleh anak buahnya yang mangkir kerja.

“Disini (Sedonglor) tidak ada pemecatan perangkat desa, namun ada laporan kami melakukan pemecatan. Padahal yang terjadi adalah sebaliknya, mereka tidak masuk kerja tanpa alasan, “ kata Supyan. (rmol)

BAGIKAN