Perkuat Program Maghrib Mengaji

Azis-Eti Bawa Visi Agamis, Ingin Anak-anak “Ramaikan” Masjid dan Musalah

392
Pengajian
PENGAJIAN. Calon Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH saat menjadi tuan rumah pengajian rutin ibu-ibu di kediamannya, beberapa hari sebelum Ramadan.

CIREBON Kemajuan pesat di bidang teknologi membuat anak-anak kini dengan mudah menggunakan gadget. Salah satu upaya untuk menghindarkannya dari pengaruh negatif, diperlukan komitmen bersama untuk mengarahkan anak-anak dengan kesibukan tanpa mengurangi porsi bermainnya.

Untuk itu, pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) bertekad memperkuat program Maghrib Mengaji. Program ini sebenarnya sudah digagas di era Azis menjabat walikota yang lalu. Hanya saja, perlu diperkuat lagi.

“Program Maghrib Mengaji akan dilanjutkan dan diperkuat. Hal ini sesuai dengan salahsatu visi yang dibawa saya dan Bu Eti, yaitu visi Agamis,” ungkap Azis, kemarin.

Ia menginginkan, anak-anak hingga remaja yang ada di Kota Cirebon bisa menyemarakkan masjid, musalah, maupun pusat belajar baca Alquran pada waktu Maghrib hingga Isya. “Bagaimana anak-anak hingga remaja, dari Maghrib sampai Isya tidak berada di luar masjid, musalah, maupun tempat belajar mengaji,” kata dia.

Azis mengaku, untuk membiasakan generasi muda mengaji pada waktu Maghrib setelah salat, diperlukan komitmen dan kesadaran bersama. Untuk itu, Azis berharap, semua orangtua berperan aktif mengarahkan anaknya untuk mengaji di musalah maupun masjid.

“Saya mengajak semua elemen untuk mendorong dan mengarahkan anak-anak kita agar mengaji setelah maghrib. Ini demi kebaikan kita bersama dan generasi penerus kita. Agar kaum muda atau generasi penerus kita memiliki fondasi ilmu agama yang kuat,” tuturnya.