Persaingan Calon Ketua GP Ansor Indramayu Makin Panas

8
Muncul Wacana Sistem Musyawarah Mufakat Dalam Konfercab Ansor

INDRAMAYU – Kabar mundurnya Miftahul Fattah sebagai trah tokoh NU H Abas Assafah, menjadi kesempatan kandidat Calon Ketua GP Ansor Kabupaten Indramayu lainnya giat melakukan konsolidasi.

gp ansor indramayu
GP Ansor. Image by ansor.or.id

Selain figur Miftakh, beredar isue beberapa kandidat lainnya diprediksi memiliki kekuatan dukungan PAC yang setara sehingga persaingan menjadi kian dinamis.
Informasi yang dihimpun, diantara yang diketahui giat melakukan pengondisian PAC beberapa hari terakhir jelang Konfercab yang direncanakan akan digelar Sabtu 3 Oktober itu adalah, Ketua PAC Ansor Kertasmaya Ibnu Hajar Amin, Wakil Ketua PC GP Ansor Supriadi, Tokoh muda NU Edi Fauzi.

Kandidat yang telah mencuat tersebvut dikabarkan tengah melakukan pertemuan di arena kampus putih Yayasan Ibu Hj Chodijah Desa Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat pada Senin (28/6) malam. Bahkan, informasi dari sumber terpercaya kandidat tersebut mulai menawarkan untuk mewacanakan agar Konfercab diselenggarakan secara damai dengan cara aklamasi atau musyawarah mufakat, atau memilih salah satu diantaranya menjadi Ketua Sekretaris atau struktur lainnya sehingga Badan Otonom NU yang memiliki ribuan anggota dan kader hingga simpatisan di puluhan kecamatan itu tetap berdiri tanpa berkonflik dalam kepengurusan mendatang.

“Tapi  kabarnya pertemuan itu belum menemukan titik temu, karena kesemuanya memiliki ambisi menjadi ketua,” kata salah satu sumber yang enggan dikorankan namanya itu kepada Rakyat Cirebon. Menanggapi hal tersebut Ketua PAC Kandanghaur Abdullah tidak menampik jika ada keinginan sebagian PAC dan pengurus PC untuk adanya kesepakatan sebelum digelarnya pemilihan diantara calon ketua PC, hal itu untuk menghindari adanya perpecahan organisasi.

“Kami saat ini tengah menimbang dengan mundurnya Kang Miftakh dari kontestasi ini apakah perlu adanya kesepakatan bersama calon agar potensi konflik yang besar tidak terjadi,” ungkapnya. Abdullah mengaku alangkah bijaksananya semuanya bersikap dewasa dengan filosofi sapu lidi semuanya merasa kecil dan bersatu untuk bisa menghilangkan kotoran di organisasi dan bisa membersihkan. “Kami PAC mendengar jika ada tawaran dan wacana figur alternatif sebagai pemersatu Ansor kedepan,” terangnya.

Ia menyatakan apalagi menjelang momentum politik pilkada ia tidak mengharapkan ada kepentingan politik partai, semuanya diharapkan menekan konflik dengan cara duduk bersama. “Saat ini suasana sedang sensitif, kami setuju saja jika ada kesepakatan sebelum konfercab diantara nama-nama atau kader terbaik Ansor yang telah muncul belakangan ini.

Menanggapi hal itu salah satu kandidat kuat Ketua Ansor Ibnu Hadjar Amin, menurutnya dirinyalah yang saat ini paling kuat diantara yang lainnya.”Saya yang saat ini paling kuat loh, 5 PAC sudah saya amankan dan siap menangkan dalam pemilihan GP Ansor,” ungkapnya. Pria yang juga Ketua PAC Kertasmaya itu juga membeberkan, 5 PAC tersebut selain PAC yang dikomandoinya, diantara pendukung kami PAC Sukagumiwang, PAC Bangodua, PAC Tukdana dan PAC Widasari‎.

“Kertasemaya, Sukagumiwang, Bangodua, Tukdana dan Widasari udah pasti dukung saya dimana bisa loloskan saya untuk masuk calon,” bebernya.
Kondisi persaingan saat ini sangat dinamis, ia mengaku tidak ingin terpengaruh dengan kabar mundurnya Miftahul Fatah, karena konsentrasinya saat ini adalah mendinamisasi tim agar bisa merebut PAC diwilayah timur hingga juga masuk wilayah barat. “Akan diikuti Insya Allah sama PAC lainnya lihat saja, pokoknya bisa menang kami,” Kata dia‎

Kandidat lainnya, Amin Hidayat mengaku untuk perebutan suara di wilayah timur ia telah mengamankan 3 PAC yakni Krangkeng, Karangampel Dan Kedokanbunder. “3 PAC itu jelas aman untuk meloloskan saya untuk maju dalam pemilihan Ketua GP Ansor nanti,” tegasnya.

Diluar wilayah timur, ia juga mengaku tengah melakukan konsolidasi ke wilayah Indramayu tengah diantara yang telah menyatakan dukungan adalah Balongan, Pasekan dan Arahan‎. “Balongan, Pasekan Dan Arahan itu sudah saya amankan juga, dalam persyaratan pencalonan yang harus didukung 5 PAC,” bebernya. (laz)

BAGIKAN