PJUTS Jalur Mudik Tidak Optimal

491
PERBAIKAN
PERBAIKAN. Salah satu titik PJUTS di jalur pantura Indramayu yang tidak berfungsi optimal.

INDRAMAYU – Musim mudik akan berlangsung dalam waktu dekat. Sayangnya, fasilitas Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) disepanjang jalur pantura banyak yang kondisinya tidak optimal. Sehingga para pemudik yang melintas pada malam hari dapat dipastikan tidak nyaman.

Pantauan Rakcer, Rabu (23/5), banyaknya tiang PJUTS yang terpasang di sepanjang jalur mudik di wilayah Indramayu tidak sedikit kondisi lampunya menyala pada malam hari. Seperti yang terdapat di ruas jalan raya Widasari dan Jatibarang. Di dua wilayah yang dianggap warga cukup tinggi tingkat kerawanan kejahatan jalanan itu ditemukan banyak lampu PJUTS yang kondisi menyalanya redup, bahkan mati.

Dengan kondisi demikian, tingkat kerawanan kejahatan jalanan maupun potensi terjadinya kecelakaan masih mengancam para pemudik, termasuk pengendara lokal yang beraktivitas pada malam hari. Ditambah lagi, permukaan jalan bergelombang dan hasil penambalan yang tidak rata dapat memicu laju kendaraan tidak bisa dikendalikan.

Menurut salah satu warga, Naswan (45), keberadaan PJUTS jalur pantura yang tidak berfungsi optimal dirasakan menimbulkan ketidak nyamanan dan timbulnya ancaman keselamatan, terutama terhadap pengendara kendaraan roda dua. Apalagi akhir-akhir ini aksi pembegalan mulai kerap terjadi. “Lampunya ada yang nyala tapi tidak terang, yang mati juga ada. Harusnya semua lampu PJU menyala terang supaya pengendara nyaman, dan bisa mencegah terjadinya pembegalan,” kata dia.

Ironisnya, box penyimpan sumber listrik dari sinar matahari terlihat banyak yang terbuka, dan kabelnya terurai. Diduga box-box tersebut dibongkar paksa oleh pencuri untuk mengambil baterai. “Kalau rusak baterainya masih ada, itu kan boxnya kosong. Paling ya dicuri baterainya,” duga seorang warga, Wastri (35).

Anehnya, tiang PJUTS tersebut berada di median jalan, untuk mengambil baterainya diperlukan tangga dan banyak melintas kendaraan. Belum lagi cara memutus kabel dan melepaskan baterai dari dalam box yang tidak mungkin semua orang bisa melakukannya. “Syukurin kalau pas ngambilnya kesetrum. Sudah tahu penerangan umum masih juga dicuri. Jadi ya jalannya gelap, beda sama waktu baru dipasang, jalannya terang,” ketus dia.

Meski demikian, warga berharap pihak terkait di jalur lintas nasional tersebut segera bertindak. Karena tidak lama lagi akan ramai kendaraan. Dengan berfungsinya PJUTS yang baik, kerawanan maupun potensi terjadinya kecelakaan dan kejahatan jalanan bisa lebih diantisipasi. (tar)