PKL Musiman Ngadu ke Wakil Rakyat

469
DATANGI GEDUNG DEWAN

KEJAKSAN – Puluhan PKL Musiman mendatangi gedung wakil rakyat Jumat, (18/5).hal ini karena mereka mengadukan naibnya lantaran sebelumnya tak diperbolehkan berjualan di area tertentu oleh Satpol PP maupun DPKUKM.

Pada pertemuan tersebut, Perwakilan PKL Musiman, Andrian Rahardjo menyampaikan tuntutan yang sama, yakni para pedagang meminta kebijakan agar diperbolehkan berdagang di kawasan Alun-alun Kejaksan hanya untuk selama bulan Ramadhan.

“Yang musiman sekitar tujuh puluh orang pedagang, hanya berdagang selama ramadhan saja, kami datang kesini untuk meminta kebijakan,” ungkap Andrian di gedung dewan.

Sudah berpuluh-puluh tahun, lanjut dia, Alun-alun Kejaksan menjadi pusat kuliner untuk takjil ramadhan, sehingga ia meminta agar hal tersebut tetap ada dengan adanya kebijakan dari pemerintah untuk para pedagang musiman.

“Kami ingin sampaikan kami bukan pedagang harian, hanya setahun sekali, hampir 28 tahun alun-alun jadi pusat keramaian setiap ramadhan,” lanjut Andrian.

Meskipun DPKUM sudah menyiapkan lokasi khusus untuk para pedagang musiman berdagang, namun mereka punya apasan tersendiri untuk menolak ditempatkan di lokasi-lokasi tersebut.