PKL Musiman Ngadu ke Wakil Rakyat

PKL Musiman Ngadu ke Wakil Rakyat

“Kalau di BAT, mau siapa yang beli mas, karena masyarakat sudah pada tahu kalau takjil ya rame nya di Alun-alun Kejaksan,” ujar Andrian.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Didi Sunardi mengatakan, permasalahan PKL musiman ini sepalu terjadi setiap ramadhan, dan memang aturan tidak memperbolehkannya.

Akan tetapi, ada pertimbangan-pertimbangan dan dalam hal ini pemerintah Kota Cirebon bisa mengambil kebijakan untuk menyikapi hal tersebut.

Oleh karena itu, dari hasil pertemuan dengan para pedagang kemarin, dikatakan Didi, pihak legislatif akan menyampaikan rekomendasi kepad eksekutif, sehingga nanti Pemkot lah yang akan memberikan kebijakan seperti apa kepada para pedagang musiman.

“Permasalahan ini dua tiga tahun sama, tidak diperbolehkan karena memang ada Perdanya, sehingga dalah hal ini, Satpol PP dan Disperindag tidak salah, namun kita akan coba berikan rekomendasi kepada pemkot supaya mereka bisa mengeluarkan kebijakan,” ungkap Didi.

Dari pantauan wartawan koran ini, Satpol PP sudah stnby di Alun-alun Kejaksan sejak pukul 11 untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjajakan dagangannya di kawasan terlarang tersebut, namun menjelang ashar, para pedagang musiman menyerbu ke lokasi dan tetap memaksa untuk menjajakan dagangannya, meski sempat bersitegang denganpetugas Satpol PP yang berjaga, mereka tetap ngotot dan akhirnya petugas mengalah.  (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!