PKL Terpaksa Pindah Bazar ke Kawasan Bima

PKL Terpaksa Pindah Bazar ke Kawasan Bima

KESAMBI–Pasca diterbitkannya larangan berjualan di alun-alun Kejaksan, pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Badan Komunikasi Ikatan Pedagang Kaki Lima (BKIPKL) Kota Cirebon memilih kawasan Bima sebagai ladang mencari rezeki.

Beberapa tahun sebelumnya, setiap Ramadan, PKL ini  menggelar bazar di alun-alun Kejaksan. Melihat tingginya, respon masyarakat terhadap bazar, PKL  berjualan di kawasan Bima Kota Cirebon.

Bazar difokuskan di sekitaran Patung Bima. Bazar dimulai pada Minggu (20/5) sampai beberapa hari menjelang hari raya Idul Fitri.

Panitia Bazar, Salikin mengungkapkan, ada puluhan stand PKL yang menjajakan beragam produk. Mulai dari fashion, aksesoris, perabot rumah tangga hingga kuliner untuk berbuka puasa. Bazar buka setiap hari mulai pukul 14.00 sampai 21.00 WIB.

“Jadi, mulai siang sampai malam hari masyarakat kota Cirebon bisa berbelanja kebutuhan lebaran, kebutuhan sehari-hari atau sekadar kulineran menjelang buka puasa,” ungkap Salikin kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Ia menuturkan, bazar juga bisa dijadikan tempat nongkrong. Sembari ngabuburit, sekalian bebuka menikmati sajian dari stand-stand kuliner yang berada di kawasan bazar. Bazar ini juga sebagai wahana PKL Kota Cirebon tetap berjualan selama ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!