Posisi dan Jumlah APK Dipertanyakan

74
Timses Toto-Rasta Desak KPU Pasang di Area Starategis


INDRAMAYU – Keberadaan alat peraga kampanye (APK) dengan masa kampanye yang masih cukup lama dikeluhkan banyak pihak, terutama tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu. Posisi pemasangan dan jumlahnya pun dipertanyakan karena dinilai tidak sesuai ketentuan maupun kesepakatan.

alat peraga kampanye indramayu
Alat peraga kampanye. Foto : Tardiarto Azza/Rakyat Cirebon

Salah satunya diungkapkan tim sukses pasangan Toto Sucartono-Rasta Wiguna (Tora), Ali Sodikin. Menurut pengurus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini, pemasangan APK yang salah satunya berbentuk spanduk perlu dievaluasi.

Karena keseragaman pemasangan dua spanduk paslon di semua lokasi berbeda-beda. Ada yang menempatkan secara berjejer, dan tidak sedikit memilih memasang secara bertumpuk. “Pemasangan spanduk di setiap desa harus diseragamkan. Dan lokasinya harus di tempat yang benar-benar strategis,” kata dia kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Keluhan serupa disampaikan Nanang Kosim. Perwakilan dari PDI Perjuangan ini mengeluhkan jumlah spanduk di setiap desa. Pasalnya, spanduk yang terpasang hanya satu buah setiap paslonnya. Padahal, spanduk yang diperuntukkan di tingkat desa itu sebanyak 2 buah untuk masing-masing paslon. “Spanduk setiap calon hanya satu per desa. Seharusnya setiap calon itu dua spanduk di desa-desa,” jelasnya.

Menanggapi berbagai keluhan itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, M Hadi Ramdlan SAg mengatakan, posisi spanduk berjejer dan bertumpuk itu pemasangannya atas kesepakatan bersama antara PPK dan tim sukses di tingkat kecamatan, bukan atas keinginan penyelenggara. Hal ini diketahui setelah dilakukan evaluasi bersama seluruh PPK. “Kami sudah evaluasi dan menanyakannya kepada PPK, dan itu ternyata sudah disepakati sebelumnya,” terangnya.

Sementara untuk letak APK yang dinilai tidak tepat karena bukan pada tempat strategis, pihaknya telah memutuskan untuk memindahkan ke lokasi yang benar-benar strategis. Baik baliho, spanduk, maupun umbul-umbul. “Semua APK yang tidak berada di lokasi kurang strategis akan dipindahkan ke tempat yang tepat dan lebih aman. Kemungkinannya 50 meter dari gedung pemerintahan agar mudah terpantau,” tegasnya.

Seperti diketahui, sejumlah APK dikabarkan raib dan sebagian sudah dalam kondisi rusak. Sedangkan masa kampanye masih berlangsung hingga 5 Desember 2015 nanti. (tar)

BAGIKAN