Puluhan Tahun Belum Tersentuh Perbaikan

525

“Lebih cepat lebih baik. Karena, jika terus dibiarkan kerusakannya akan semakin parah,” tuturnya.

Tokoh pemuda Desa Cipeundeuy Kecamatan Bantarujeg Ejen Ja’alussalam juga berharap, Pemkab Majalengka bersikap aktif dalam menyikapi keluhan masyarakat. Terlebih, jembatan Desa Cipeundeuy merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di tiga kecamatan meliputi Bantarujeg, Malausma dan Lemahsugih.

“Jembatan Desa Cipeundeuy ini menghubungkan antar desa di tiga kecamatan di wilayah selatan Majalengka. Jika ini tidak segera ditindalanjuti, dihawatirkan kerusakannya semakin parah,bahkan terancam putus,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Majalengka Dr H Toto Sumianto MPd membenarkan, ada laporan kerusakan jembatan di

Desa Cipeundeuy dan memohon bantuan kawat penadah batu. Namun, dirinya tidak bisa mengabulkan hal itu. Karena dalam APBD 2018 sudah tidak dianggarkan.

“Kalau APBD 2017 memang ada. Tapi, sekarang tupoksinya diambil alih Dinas BMCK. Jadi, surat itu kami teruskan ke BMCK dan Dinas PSDAPE,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas BMCK H Eman Suherman mengaku sudah memerintah kepada UPTD BMCK Kecamatan Bantarujeg untuk meninjau sekaligus memonitoring laporan dari warga tersebut.

“Saya sudah perintahkan kepala UPTD, untuk melihat secara langsung kerusakannya. Setelah itu kami akan bergerak memperbaikinya. Jika memungkinkan bisa di APBD prubahan 2018, namun bila tidak mungkin di APBD 2019 mendatang,” tuturnya.(hsn)