Rakerpim 2020, IAIN Cirebon Mantapkan jadi UIN

57
SAMBUTAN. Ketua Pelaksana Rakerpim IAIN Cirebon 2020, Dr H Adib MAg memberi sambutan pada Rakerpim 2020 di Hotel Aston Cirebon, Rabu (12/2).;

RAKYATCIREBON.ID – IAIN Syekh Nurjati Cirebon gelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) tahun anggaran 2020 di Hotel Aston Cirebon, Rabu dan Kamis (12-13/2). Rakerpim membahas Transformasi Kelembagaan Satua Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU) dan Alih Status IAIN menuju UIN.

Rapat diikuti semua unsur pimpinan mulai dari rektor, wakil rektor, direktur pascasarjana, kepala biro, kepala bagian, dekan, wakil dekan, kepala jurusan, sekretaris jurusan, kepala lembaga, kepala pusat, dan kepala unit serta dosen di lingkungan IAIN Cirebon. Selain itu juga hadir Anggota Komisi XI DPR RI H Satori MM, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Jabar Ir H Dicky Saromi MSc, dan Ketua Majelis Rektor se-Indonesia 2007-2017 Prof Dr Harry Suhardianto sebagai narasumber.

Ketua Pelaksana Rakerpim, Dr H Adib MAg mengatakan beberapa pokok pembahasan meliputi evaluasi program kerja 2019 sekaligus rancangan program kerja di 2020. Pada program kerja 2020 dua agenda besar IAIN Cirebon menjadi prioritas. Yakni melakukan transformasi kelembagaan. Selama ini kelembagaan IAIN masih berbentuk Satker PNBP yang tidak punya kewenangan mengelola keuangan secara mandiri.

Oleh karena itu, IAIN berusaha menjadi BLU. Supaya kewenangan pengelolaan keuangan lebih luas. Sehingga bisa membentuk badan usaha mandiri yang profitable bagi pengembangan dan kelangsungan lembaga.

Kedua, IAIN Cirebon juga tengah berkepentingan mengubah statuta menjadi UIN. Lantaran perkembangan kampus negeri satu-satunya di Ciayumajakuming ini terus menunjukan tren positif. Baik dari segi infrastruktur bangunan, peningkatan jumlah mahasiswa dan jurusan, hingga peningkatan mutu akademik.

“Inilah tujuan kita yakni sama-sama mengembangkan IAIN ini menjadi UIN dan dari Satker PNBP menjadi BLU,” kata Adib.

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, gua mewujudkan cita-cita tersebut sejumlah persiapan sudah dilakukan. Mulai dari pengadaan tanah perluasan kampus, penambahan gedung kuliah dan fasilitas baru, peningkatan jumlah jurusan dan peningkatan jumlah mahasiswa. Ditambah upaya kerja sama dan konsolidasi dengan berbagai pihak guna realisasi program kerja 2020.

“Kita sudah memiliki lahan di tiga tempat, sehingga nanti kita memiliki tiga kampus, yakni kampus IAIN di Kota Cirebon, kampus IAIN di Kabupaten Cirebon dan kampus IAIN di Kabupaten Indramayu,” tukas dia. (wan)

BAGIKAN