Rana Dampingi Utje di Pilkada 2018?

10
Belum Pikirkan Pemilihan, Fokus Benahi DPRD dan Partai

KUNINGAN– Ketua DPC PDIP pengganti Acep Purnama, Rana Suparman, belakangan ini sering disebut bakal mendampingi Utje Ch Suganda di Pilkada Kuningan 2018 mendatang. Sejumlah posisi strategis yang kini dipegang Rana dari mulai Ketua DPRD hingga Ketua DPC PDIP, menurut beberapa pengamat politik akan dijadikan batu loncatan dirinya melangkah ke posisi paling strategis, yakni bupati atau wakil bupati Kuningan 2018 nanti.

rana suparman politisi pdip
Rana Suparman politisi PDIP. Doc.Rakyat Cirebon

Kendati masih sekitar tiga tahun lagi menjelang Pilkada Kuningan, namun perbincangan soal pencalonan rupanya sudah menjadi tema utama di tengah-tengah suasana kondusif yang selalu diupayakan pemerintah daerah.
Bahkan, dalam sejumlah perbincangan, lagi-lagi Rana disebut bakal mencalonkan diri sebagai pimpinan Kota Kuda.

Namun kali ini justru Rana diisukan tidak akan membidik kursi Kuningan 1, melainkan akan ditempatkan pada posisi Kuningan 2 untuk mendampingi Hj Utje Ch Suganda yang kemungkinan besar bakal maju kembali sebagai Cabup Kuningan periode 2018-2023.

“Pak Rana kan sekarang memegang jabatan strategis, sebagai Ketua DPRD dan sebagai Ketua PDIP yang tentunya partai penguasa di Kuningan. Tapi tidak mungkin Pak Rana pada pilkada nanti akan mencalokan bupati. Saya memprediksi dia sepertinya akan mendampingi Ibu Utje,” tutur Irham Maulana, pengamat politik lokal dalam perbincangan bersama rekan-rekannya, kepada Rakyat Cirebon, kemarin (27/9).

Menurutnya, jika prediksinya itu nanti terbukti, apakah Rana akan mendampingi Utje atau keluarga Suganda lainnya. Hal itu dianggapnya cukup wajar karena untuk saat ini dan periode nanti Rana belum layak menjadi kepala daerah.
Selain masih muda, perjalanan karier politik Rana dianggapnya harus menempuh jalan panjang, tidak cukup hanya dengan memiliki bekal Ketua DPC PDIP dan Ketua DPRD semata.

“Belum saatnya Pak Rana menjadi bupati. Kalau untuk wakil bupati ya boleh lah. Tapi kalau memang akan mencalonkan sebagai K1, harusnya Pak Rana dari sekarang bergerak,” tuturnya.Sementara, Rana sendiri saat ditanya apakah dirinya akan mencalonkan sebagai bupati atau wabup Kuningan, ia menjawab dengan tegas, saat ini dirinya belum memikirkan soal pilkada. Ia akan fokus untuk menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD dalam rangka melayani masyarakat sebagai pihak yang diwakilinya bersama 49 anggota dewan lainnya.

“Saya secara pribadi belum memikirkan masalah pilkada. Saya ini baru berumur bulanan menjadi Ketua DPC PDIP. Saya harus berbuat dulu untuk partai agar partai ini kembali menjadi pemenang pemilu kembali, bahkan naik suara,” tegas Rana kepada sejumlah wartawan saat ditemui di ruangannya, akhir pekan lalu.
Selain itu, Rana mengatakan, dirinya harus melahirkan kader-kader partai yang paham terhadap politik dan ideologi partai serta harus membangun kesantunan dalam berpolitik.

Menurutnya, untuk saat ini masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dia kerjakan sebagai Ketua DPC PDIP dan juga sebagai Ketua DPRD. “Jangan sampai saya meninggalkan tugas saya untuk mementingkan kepentingan pribadi. Kan untuk seorang pemimpin kalau begitu kurang baik juga. Jadi, saya sama sekali belum terpikirkan untuk menjadi bupati atau wakil bupati,” akunya.

Yang saat ini terpikirkan Rana adalah bagaimana tercipta masyarakat PDIP ini paham terhadap paham terhadap ideologi dan paham terhadap kesantunan politik, berbudaya serta mempunyai orientasi kebudayaan dalam bidang ekonomi. (muh)

BAGIKAN