Pro Kontra Pantai Tiris, Ini Alasan Aktivis Tolak Rencana Kuwu Pabean Ilir

Pemdes Dituding Penyebab Kerusakan Lingkungan, Dewan Minta Wisata Dikelola Profesional

252
Pembangunan Wisata Oleh Pemdes Pabean Ilir
RUSAK. Pembangunan Wisata Oleh Pemdes Pabean Ilir, dinilai berdampak buruk bagi lingkungan hingga adanya penebangan puluhan pohon mangrove.

INDRAMAYU – Aktifis Lingkungan Desa Pabean Ilir, Cukup merasa prihatin atas rencana Pemdes Pabean Ilir yang akan menggagas wisata mandiri di Wilayah Pantai Tiris. karena langkah pemerintah tingkat desa tersebut mengorbankan lingkungan.

Cukup membeberkan, puluhan hektare pohon Mangrove terancam ditebang. Terlebih, keinginan Pemdes tersebut menurut CukupĀ  tidak mematuhi iimbauan dari Pemerintah Daerah (Pemda) baik dari Kecamatan maupun Kabupaten Indramayu, yang kini tengah berupaya meningkatkan pariwisata secara terpadu.

“Dasarnya sama-sama mengusulkan, namun Pemdes Pabean Ilir lebih memilih pariwisata mandiri, dampak buruknya sudah terjadi keributan warga sampai penebangan puluhan pohon mangrove,” tegasnya.

Diungkapkan juga oleh Cukup, atas kondisi tersebut, ia menilai kedepanya situasi di Pabean Ilir bisa memanas kembali dan terjadinya penyerobotan lahanĀ  akibat rencana pembangunan wisata secara mandiri.

“Saat rapat islah di Kantor Desa Pabean Ilir, disaksikan oleh Kuwu, Camat Pasekan dan perwakilan Perhutani, saya menolak keras rencana wisata tersebut, karena pembangunan pariwisata secara mandiri merusak alam, terlebih status lahanya tidak jelas,” tegasnya.