Reses, Anggota Dewan Cirebon Tampung Banyak Keluhan Masyarakat

4
SUMBER – Untuk menampung aspirasi dan mengetahui kondisi masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil), pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon menggelar reses mengunjungi konstituennya. Diantaranya Hj Yuningsih menggelar reses, Selasa (29/9) di Blok 4 Dusun 4 RW/RT 04/02 Sasak Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon.

yulianingsih dewan cirebon
Yulianingsih. Foto : Kim Abdurahim/Rakyat Cirebon

Pantauan Rakyat Cirebon, warga mengeluhkan tentang masih lemahnya pelayanan kesehatan, pembangunan, dan bantuan sosial. Wakil ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hj Yuningsih, mengungkapkan, dirinya sengaja melakukan reses tersebut karena untuk mengetahui aspirasi dan segala keluhan warga di daerah tersebut tentang semua hal.

“Dalam reses sekarang, tadi juga masyarakat banyak permintaan, dan bagus-bagus dalam hal sosialnya. Dan soal kesehatan, terutama untuk masalah pemanfaatan kartu BPJS kesehatan, karena ada syarat yang tidak bisa dimengerti oleh sebagian besar masyarakat, akhirnya mereka pada mengeluh tentang kesehatan yang seakan tidak diproteksi oleh pemerintah,” ungkap Yuningsih keapada Rakcer.

Dikatakan, dengan mengetahui secara langsung keluhan dari masyarakat tersebut, pihaknya mengaku akan lebih bisa membantu sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.  “Banyak warga yang tidak mendapatkan bantuan dalam program pemerintah, dikarenakan kesalahan dalam sensus, itu juga akan menjadi perhatian khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan, reses yang dilakukannya tersebut merupakan reses kedua di tahun 2015. Selain lokasi tersebut ia juga sudah melakukan reses di daerah Pabedilan. “Ini merupakan reses kedua saya pada tahun 2015 ini. Dan tadi juga saya melakukan reses di daerah Pabedilan sebelum kesini. Diharapkan, dengan reses yang saya lakukan, bisa ada manfaatnya bagi masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H Mustofa SH dalam melaksanakan reses tersebut bisa dibilang punya cara berbeda dengan anggota dewan lainnya. Mustofa mengaku menyerahkan sepenuhnya persiapan kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Cirebon.

Dirinya memilih untuk menyerahkan kepada setwan demi transparansi anggaran yang diberikan kepadanya untuk pelaksanaan reses. Dengan kata lain, Mustofa menegaskan dirinya hanya menerima uang pengganti transport saja yang merupakan haknya.

“Memang anggota dewan yang lain melaksanakan sendiri, tapi saya memilih untuk dilaksanakan oleh setwan saja. Saya juga hanya mendapatkan uang transport saja yang nominalnya tidak besar,” ujarnya.

Untuk laporan pertanggungjawaban yang nantinya diserahkan, Mustofa menyatakan pihaknya tidak akan ikut campur. Karena dilaksanakan oleh setwan, Mustofa mengatakan yang mengerjakan LPJ pun setwan selaku pelaksana.
“Tidak repot juga karena saya hanya tinggal datang karena semuanya sudah disiapkan,” tambahnya. (kim/yog)

BAGIKAN