Sally Giovany Berbaik Sangkalah kepada Allah

9
KEJADIAN jatuhnya crane beberapa waktu lalu musibah di Masjidilharam Makkah membuat pemilik Pusat Grosir Batik Trusmi Cirebon, Sally Giovany terenyuh. Bagaimana tidak, kejadian tersebut menelan korban jiwa, mencapai angka 10 orang dari Indonesia.

Sally Giovany. Doc.Rakyat Cirebon

Melalui kejadian tersebut, Sally menyebutkan bahwa semua ini adalah kehendak Allah, dan sebagai umat patut berbaik sangka kepada Allah. Termasuk kepada keluarga yang ditinggalkan, semua ini pasti Allah memiliki tujuan lain yang lebih indah.

“Insya Allah kita ambil sisi positifnya, karena setiap musibah pasti ada hikmah, serta kita patut yakin ini semua atas kehendak-Nya, dan kita wajib berbaik sangka apapun yang terjadi,” tuturnya kepada Rakyat Cirebon, Kemarin.

Keikhlasan adalah kunci utama untuk meredam emosi yang tersudut atas kejadian tersebut terhadap keluarga yang ditinggalkan. Bagi Sally, Allah menurunkan bencana alam tersebut merupakan ujian yang bertujuan untuk umat Islam lebih beriman, lebih bertakwa, dan lebih bersyukur kepada Allah.

Bukan bermaksud menyalahkan, lanjutnya, tetapi kejadian ini pun menjadi pelajaran bagi pengelola proyek renovasi pembangunan di Makkah. “Manusia memang tempatnya lalai dan salah, tapi tetap harus di usahakan agar lebih berhati-hati lagi karena menyangkut orang banyak apalagi sedang beribadah. Untuk itu, pengelola harusnya memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal,” paparnya.

Dengan kejadian tersebut pula, Sally berharap, tidak akan ada lagi jatuhnya korban yang semakin banyak. Sehingga, para jamaah haji dapat beribadah dengan lebih khusyuk, dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat dan berjumpa kembali dengan keluarga. (ani)

BAGIKAN