Satgas Covid-19 IAIN Cirebon Sambangi IPMK, Sinergi dan Edukasi Protokol Kesehatan di Masa AKB

Satgas Covid-19 IAIN Cirebon Sambangi IPMK, Sinergi dan Edukasi Protokol Kesehatan di Masa AKB

RAKYATCIREBON.ID – Memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Satgas Tanggap Darurat Penanganan Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus bersinergi melakukan edukasi dan aksi sosial kepada elemen masyarakat yang terdampak secara sosial ekonomi. Kali ini Satgas Covid-19 IAIN Cirebon bersinergi dengan Ikatan Persaudaraan Mu’allaf Kuningan (IPMK).

Menurut Ketua Satgas, Kang Yani sapaan Akrab Ahmad Yani, dirinya merasa terpanggil sekaligus mengapresiasi kegigihan  pengurus IPMK yang telah sungguh-sungguh mengkoordinir, memfasilitasi dan melakukan pembinaan rutin Mu’allaf sekalian dengan bakti sosial rutin seminggu sekali secara bergiliran.

“Setiap kluster pembinaan 50 orang Muallaf yang bertempat di Rumah Singgah Mu’allaf di Cipicung Kabupaten Kuningan,” ungkapnya, kemarin.

Untuk itu, dirinya langsung menyambut dan bersedia untuk ikut serta melakukan pembinaan kepada para Mu’allaf dengan aksi sosial pembagian 50 paket sembako dan puluhan lusin masker, yang terhimpun dari para donatur melalui Satgas Covid-19 IAIN Cirebon.

“Bagi kami ini adalah panggilan kemanusiaan sebagai SATGAS, kami punya misi  juga untuk melakukan edukasi pada masa AKB ini. Kami sangat memahami kondisi sosial ekonomi para Mu’allaf yang kadang belum beruntung dan mandiri, maka kita harus mendorong  agar jangan terlalu lama jadi Mu’allaf, harus ditanamkan dalam jiwa para Mu’allaf kekuatan Aqidah yang mantap, wawasan KeIslaman yang luas dan kemandirian ekonominya”, tutur kang Yani didampingi Bidang Kesehatan Dr Budi Manfaat MSi dan Tim perlengkapan.

Kang Yani juga menyampaikan protokol kesehatan pada masa AKB ini dengan memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak fisik hingga mengukur suhu tubuh. Tak lupa, Kang Yani juga mengajar masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Tetap memakai masker, mencuci tangan sesering mungkin dengan memakai sabun,  mengukur suhu tubuh, menjaga jarak, menghindari kerumunan, bila memasuki rumah Ibadah-masjid agar membawa sajadah sendiri-sendiri. Selanjutnya pihak DKM/Takmir menggulung karpet, melakukan penyemprotan lantai masjid/musholla dengan disifenctan,” tambah dia.

Masih menurut Kang Yani pada masa AKB ini Satgas Covid-19 IAIN akan memfokuskan diri pada edukasi dan aksi sosial di rumah ibadah-masjid. “Kami akan memasang spanduk-spanduk yang berisi edukasi di masjid-masjid mengajak PD DMI Kota Cirebon dan Attaqwa Centre, dan pembagian masker serta nasi kotak kepada para jamaah,” tuturnya.

Sementara Ketua IPMK Kuningan Ade Supriadi SE menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Satgas Covid-19 IAIN Cirebon yang telah bersinergi dan peduli kepada para mu’allaf dalam koordinasi IPMK.

Dirinya berharap bahwa kerjasama pembinaan ini agar berlanjut tidak hanya sekedar pada masa pandemi Covid-19 saja. “Sekali lagi kami haturkan Jazakumullohu ahsanal Jazaa. Semoga Satgas Covid-19  sukses dalam mengemban misi kemanusiaan,” kata Ade.

Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan dari DT Peduli Kabupaten Kuningan, Penyuluh Agama Kecamatan Kuningan, Perwakilan dari BAZNAS  Kuningan, Pembina Yayasan el Rabah, serta para Pengurus IPMK Kuningan. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!