Satgas Pangan akan Tindak Penimbun

Satgas Pangan akan Tindak Penimbun

Selain itu juga Rakor ini juga untuk mengetahui tingkat perkembangan harga-harga di pasar terkini sehingga akan diambil langkah-langkah oleh Tim Satgas Pangan apabila ditemukan adanya hal-hal yang melanggar ketentuan perundang-undangan, seperti penimbunan bahan pokok serta kebutuhan lainnya untuk masyarakat.

“Satgas Pangan sendiri dibentuk oleh Polres Kuningan dengan melibatkan beberapa SKPD, antara lain Dinas Perindutrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kuningan. Selain beberapa dinas tersebut Satgas ini juga melibatkan Bulog,” kata Kapolres.

Sementara itu, Plt Bupati mengatakan, dirinya atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, berharap adanya sinergitas antara Pemerintah Daerah, Polres dan Kodim 0615 Kuningan, sehingga kita bisa memastikan stok pangan dan kebutuhan masyarakat lainnya bisa terjamin.

Kepolisian sebagai penegak hukum sudah dapat mengantisipasi penimbunan-penimbunan barang, dan tentunya akan menindak apabila ditemukan adanya oknum yang melakukan pelanggaran tersebut.

“Kepada Dinas Perindag dan dinas lainnya yang terkait hal ini, saya perintahkan untuk melakukan sidak pasar bersama Satgas Pangan. Selain itu rantai distribusi harus lebih intens dipantau, seperti penyaluran gas elpiji 3 Kg, agar dilaksanakan tepat sasaran. Kita telah mengeluarkan surat edaran penggunaan gas elpiji non subsidi 3 Kg, untuk itu saya berharap hal ini untuk diperhatikan,” jelasnya.

Adanya Satgas Pangan bukan berarti mengenyampingkan para pelaku usaha, tetapi tentunya kenaikan harga bahan pokok dipasaran tidak naik secara drastis dan sigifikan menjelang puasa dan lebaran nanti.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!