Sayang Keluarga, Nina Ajak Tidak Pulang Kampung Dulu

187
AJAK. Bakal Calon Bupati Indramayu Nina Da’I Bachtiar ajak masyarakat perantau untuk tidak pulang kampong dulu untuk sama-sama menjaga agar terhindar dari wabah virus corona. FOTO: IST/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID-Bakal Calon Bupati Indramayu dari PDI Perjuangan Nina Da’I Bachtiar telah membagikan seratusan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan puluhan ribu masker demi mengantisipasi wabah covid 19.

Ia mengimbau agar perantau untuk tidak pulang kampong dulu, mengikuti anjuran dari pemerintah.

“Ini demi kebaikan bersama, pemerintah sangat tahu bahwa saat ini situasi penyebaran covid-19 menuju kearah puncak, kita harus senantiasa bersama-sama melakukan upaya pencegahan dengan cara saling menjaga jarak, menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan berada dirumah,” ungkap Nina kepada pekerja media, Minggu (19/4).

Jika tidak terlalu penting, tidak kembali ke kampung halaman dulu, hal itu dikarenakan hawatir membawa viru stersebut dan akhirnya menyakiti orang yang dicintai dirumah.

“Dan haruslah jujur jika bepergian keluar kota atau dari zona merah. Kita hars bisa menyayangi diri sendiri, keluarga, orang lain dan masyarakat. Selalu bersikap optimis dan dengan kebersamaan kita akan mampu memutus juga menghentikan mata rantai virus corona,” tuturnya.

Nina juga mengimbau agar masyarakat senantiasa selalu berdoa untuk selamat dari wabah ini. Karena kekuatan doa menurut Nina juga sangat berperan penting sebagai masyarakat yang beragama.

“Ikhtiar harus kita lakukan, lahir dan batinnya berupa doa kepada Allah SWT,” terangnya.

Nina juga mengaku terus menyampaikan pesan melalui media social dan komunikasi by bhone dengan seluruh tim pemenangannya agar bisa saling menjaga meskipun dengan bekerja, belajar dan ibadah dirumah.

“Semoga dibalik ini ada hikmah yang terkandung, kita bisa lebih lagi menjaga kebersihan sendiri maupun lingkungan,” ujarnya.

Menurut Nina yang tidak kalah penting adalah mengikuti aturan dari pemerintah, salah satunya dengan menggunakan masker kain.

“Banyak warga yang belum menyadari pentingnya untuk menjaga diri sendiri dari potensi ancaman wabah corona, makanya sampai sekarang kita terus membagikan masker kepada masyarakat sampai wabah ini betul-betul hilang,” bebernya.

Kepada pihak masyarakat yang memiliki daya pengetahuan lebih terhadap wabah ini diharapkan bersama-sama berupaya untuk membuka wawasan masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Kita harus saling mengingatkan secara terus menerus, kita harus beri pemahaman agar tetap menjaga kebersihan,” kata Nina.

Tidak boleh lupa juga pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada tenaga medis, karena mereka menurut Nina adalah pahlawan garda depan di Indramayu dan Indonesia.

“Mereka berkorban waktu serta jiwa-raga. Selalu semangat, kita berdoa bersama, kami yakin Indonesia dan Indramayu hebat dan sehat,” pungkasnya. (vic)