Sektor Perikanan Belum Digarap Maksimal

69
Bantuan Salah Sasaran dan Minim Pembinaan


MAJALENGKA– Kabupaten Majalengka memiliki potensi yang  besar dalam sektor perikanan. Namun, sayangnya potensi tersebut belum tergali secara optimal. Salah satu kelebihan yang dimiliki Kabupaten Majalengka dalam pengembangan perikanan air tawar adalah keberadaan situ yang tersebar di banyak daerah.

ilustrasi perikanan
Ilustrasi perikanan. Image by rakyatcirebon.co.id

Serta ketersediaan air di beberapa daerah yang cukup tersedia meski  sedang musim kemarau. Menurut  Aji,  anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Majalengka, sektor perikanan di Kabupaten Majalengka belum digarap secara optimal dan profesional.

Sehingga meski memiliki potensi yang tergolong besar, namun sampai sekarang dalam pemenuhan kebutuhan ikan masih bergantung pada daerah lain. Padahal bila melihat potensi yang tersedia, Kabupaten Majalengka minimalnya bisa memenuhi kebutuhan ikan sendiri, tidak perlu mengandalkan dari daerah lain.

”Sayang sekali, menurut hemat saya dibandingkan daerah lain di wilayah Cirebon, Kabupaten Majalengka lebih memiliki peluang untuk mengembangkan sektor perikanan. Banyak situ yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ikan air tawar baik di wilayah timur maupun selatan Majalengka,” katanya kepada Rakyat Majalengka (Rakyat Cirebon Group), Jumat (9/10).

Ia mengaku tak menampik selama ini pemerintah daerah melakukan upaya-upaya dalam pengembangan sektor perikanan. Namun program tersebut juga belum maksimal dan lebih banyak berorientasi pada program dan menghabiskan anggaran.

Hal itu dapat dilihat pada pemberian bantuan benih ikan , bahkan pakan ikan pada kelompok masyarakat, baik melalui dinas terkait atau melalui program yang dilakukan oleh  pemerintahan di tingkat  kecamatan.

Sayangnya meski  hampir setiap tahun program semacam itu dilakukan, namun hasilnya belum terlihat. Bahkan tidak sedikit bantuan yang telah disalurkan pada kelompok masyarakat tersebut tidak jelas perkembangannya.”Sampai sekarang pedagang ikan di pasar  tradisional masih mengandalkan pasokan ikan tawar dari daerah lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, program yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Majalengka dalam sektor perikanan sebenarnya sudah cukup bagus. Hanya saja, masih perlu dilakukan pembenahan. Misalnya, lebih selektif dalam pemberian bantuan, sehingga program dapat berjalan seperti yang diharapkan.

”Selama ini bantuan  yang diberikan tidak sedikit yang jatuh pada kelompok salah, dan pembinaan pada kelompok tani atau penerima bantuan juga masih kurang dilakukan,” jelasnya.(hsn/mgg)

BAGIKAN