Setwan Perketat Keluar Masuk Tamu

Setwan Perketat Keluar Masuk Tamu

***Pemeriksaan di Pintu Gerbang oleh Petugas Keamanan

RAKYATCIREBON.ID –  Kantor DPRD perketat penyebaran Covid-19. Dilakukan, karena belakangan, penyebarannya terus meningkat, meluas dan masuk ke wilayah perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda).

Alhasil, setiap pegawai dan para tamu yang hendak masuk ke kantor DPRD, langsung “ditembak” dicek suhunya.  

Sebagaimana diketahui, hasil swab test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, terdeteksi banyak pejabat yang dinyatakan positif. Kantor Bupati Cirebon pun ditutup. Tidak ada aktivitas selama beberapa hari ke depan. Tak hanya itu, Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon pun sama. Karena informasinya, hasil swab test sebelumnya terdeteksi salah seorang pejabat di Disdik positif Covid-19.

Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Cirebon, R Chaidir Susilaningrat menyampaikan, dengan lonjakan kasus Covid-19 yang ditemukan menjadi kekhawatiran tersendiri di kelembagaannya. Maka, pihaknya melakukan antisipasi sedini mungkin agar penyebaran Covid-19 tidak menyebar ke kantornya.

“Minggu ini kita melihat ada lonjakan penyebaran Covid-19 di Sumber. Sampai saya mendengar informasi dari Dinkes kemaren sudah lebih dari 200 orang diswab, sehingga tadi pagi Pak sekwan, menggambil kebijakan untuk memperketat antisipasi penyebaran Covid-19 di kantor kita ini,” kata Chaidir, Selasa (8/9). 

Ia menjelaskan, sebagai upaya  antisipasi yang dilakuan pihaknya yakni, selain setiap orang yang akan masuk ke DPRD Kabupaten Cirebon dilakukan cek suhu oleh penjaga atau satpam, juga pihak sudah menyemprot beberapa ruang DPRD dengan cairan disinfektan.

Ia mengaku, sejauh ini, tidak ada anggota DPRD Kabupaten Cirebon maupun pejabat atau staf di lembaganya itu terkonfirmasi positif Covid-19. Ia berharap, semoga seterusnya tidak yang terkena virus berbahaya ini.

“Karena sekretrariat kita banyak dari berbagai daerah dan masyarakat yang berkunjung. Jadi Pak Sekwan mengambil kebijakan untuk memperketat supaya sedini mungkin kita mendeteksi penyebaran Covid-19. Sejauh ini tidak ada, mudah-mudahan tidak ada,” ujar Chaidir.

Ia melanjutkan, untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di DPRD Kabupaten Cirebon, melalui kesekretariatannya, sudah melayangkan surat permohonan swab test ke Dinkes setempat. Artinya, semua anggota DPRD Kabupaten Cirebon, pejabat dan staf serta orang-orang yang melakukan aktivitas di kantornya bakal diswab test.

“Kita juga sudah mengajukan untuk test swab, semua yang beraktivitas di DPRD kita usulkan untuk diswab,” kata Chaidir. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!