Subardi Akan All Out Dukung Bamunas

51
Sebut PDIP juga Bakal Beri Dukungan, Prediksi Kekuatan Figur Calon Walikota Merata

KEJAKSAN– Figur Bamunas S Boediman kian seksi. Meski belum secara terbuka menyatakan akan mencalonkan diri menjadi walikota pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 2018 mendatang, namun dukungan kepadanya untuk maju, terus mengalir.

subardi bersama bamunas
Subardi bersama Bamunas. Foto : Nurul Fajri/Rakyat Cirebon

Bamunas diyakini tak akan sulit untuk menjadi kontestan dalam Pilwalkot mendatang.

Bahkan, sejumlah partai mulai memberi sinyal kesediaan untuk dijadikan kendaraan politik bagi Bos Grage Group itu.

Setelah Partai Nasdem memberi isyarat kesediaan dijadikan kendaraan politik bagi Bamunas, kini giliran PDIP yang memberi isyarat serupa.

Bila PDIP kembali mengusung Bamunas, maka hal itu akan menjadi yang kedua kali setelah pada Pilwalkot 2013 silam.

Isyarat itu paling tidak ditunjukkan dengan pernyataan Walikota Cirebon periode 2003-2008 dan 2008-2013, Subardi.

Politisi PDIP itu menyatakan, tak menutup kemungkinan partai berlambang banteng moncong putih akan kembali mengusung Bamunas pada Pilwalkot 2018 mendatang.

“Pak Oki (sapaan akrab Bamunas, red) diusung PDIP (lagi)? Kenapa tidak?” ungkap Subardi, saat ditemui di Grage Hotel, kemarin.

Bahkan, politisi yang semasa menjabat walikota familiar dengan julukan Mr Cool itu menyatakan, bakal mendukung penuh pencalonan Bamunas pada Pilwalkot 2018 mendatang.

“Saya dukung kalau memang Bamunas mencalonkan jadi walikota,” kata dia kepada Rakyat Cirebon.

Diakui Subardi, pada Pilwalkot 2013 silam, dirinya kurang all out memenangkan Bamunas yang kala itu berpasangan dengan Priatmo Adji.

Sehingga, kata Subardi, pasangan Bamunas-Priatmo Aji akhirnya kalah oleh Ano Sutrisno (alm)-Nasrudin Azis. Tapi untuk 2018, dirinya menyatakan, bakal all out.

“Kalau kedepan, saya akan all out menyukseskan,” katanya.

Bahkan, Subardi menganalisis, Pilwalkot 2018 mendatang akan menjadi kontestasi politik di Kota Cirebon yang menarik.

Pasalnya, ia memprediksi, semua kekuatan atau figur yang nantinya muncul, memiliki peluang yang sama.

“Sekarang kekuatannya merata,” ujarnya.

Bagaimana dengan incumbent? Subardi tetap menilai, semua kandidat calon walikota akan memiliki kans dan kekuatan sama. “Kecuali saat itu (Pilwalkot 2013, red) Pak Oki yang menang,” katanya.

Sementara sebelumnya, Brigjen Pol Drs Siswandi, secara terbuka mengaku akan mencalonkan diri mendampingi Bamunas.

Siswandi menegaskan, dirinya akan turut meramaikan Pilwalkot 2018 mendatang. Persoalan posisi, Siswandi mengaku siap bila dipasang sebagai calon wakil walikota bersama Bamunas ataupun sebaliknya.

Siswandi mengaku, dirinya dan Bamunas adalah dua sosok kolega. Satu sama lainnya sudah saling memahami.

Sehingga, Siswandi meyakini, antara dirinya dan Bamunas akan terbangun kesepahaman untuk mengabdi kepada rakyat Kota Cirebon.

“Dan menjadi prinsip saya, antara walikota dan wakil harus satu, menjadi tauladan. Kalau tidak menjadi tauladan tidak usah jadi pemimpin,” ungkap mantan Kapolres Cirebon Kota era 2002-2005 itu, ditemui di Grage Hotel, Sabtu (26/9) sore.

Pria yang kini menjabat Analisis Kebijakan di Bareskrim Mabes Polri itu bahkan sudah gagasan strategis untuk membangun Kota Cirebon, baik dari sisi infrastruktur, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) maupun peningkatan kualitas birokratnya.

“Perlu adanya tembok yang kuat. Artinya, tidak ada satupun SKPD yang mbalelo, jangan mengedepankan ego sektoral, melainkan kepentingan untuk peningkatan pelayanan publik oleh pemerintah daerah,” katanya.

Urusan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) baik masyarakat maupun birokrat, rupanya akan menjadi salahsatu fokus garapan Siswandi bila dirinya diberi amanah memimpin Kota Cirebon.

“Meningkatkan kemampuan. Jangan kita tidak ngerti tapi sok ngerti. Setiap saat harus meningkatkan kemampuan. Sejalan dengan itu, kita akan mencapai keberhasilan,” kata mantan Direktur Peran Serta Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) itu. (jri)

BAGIKAN