Sudah Ikut MPLS, Namanya Tak Masuk

Sepekan Lebih Tahun Ajaran Baru Dimulai, Nasib Ratusan Siswa Baru Belum Jelas

480
SIDAK. Komisi III DPRD Kota Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri. Diantaranya, SMP Negeri 1, 2 dan 5 Kota Cirebon, kemarin.

CIREBON – Karut marut pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 masih terjadi. Meski aktivitas pembelajaran untuk tahun ajaran 2018/2019 sudah berlangsung lebih dari sepekan, namun masih ada ratusan calon siswa baru yang nasibnya belum jelas.

Orangtua mereka masih berharap anaknya diterima sekola di SMP Negeri yang dituju. Sebut saja tiga sekolah favorit yang membuat para orangtua mereka berharap, yakni di SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 5 Kota Cirebon. Selain itu, ada kisah pilu yang menimpa empat orang calon siswa baru di SMPN 5 Kota Cirebon.

Empat calon siswa baru itu diketahui mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau dahulu dikenal Masa Orientasi Siswa (MOS). Ada yang sepekan pertama penuh mengikuti, ada yang hanya beberapa hari. Begitu MPLS selesai dan pembagian kelas, ternyata nama keempat anak tersebut tidak ada. Mereka bukanlah siswa baru yang diterima di SMPN 5 Kota Cirebon.

“Kami tidak mengusir mereka. Kami hanya meminta orangtua mereka untuk datang ke sekolah. Kami ingin tahu proses awalnya seperti apa. Karena keempat anak itu tidak ada di daftar siswa baru, tapi ikut MPLS,” ungkap Kepala SMPN 5 Kota Cirebon, Hj Kanti Rahayu SPd MM, ditemui di ruang kerjanya, usai menerima inspeksi mendadak (sidak) Komisi III DPRD Kota Cirebon, Senin (23/7).

Diakui Kanti, domisili keempat bocah itu memang tidak jauh dari SMPN 5 Kota Cireboon. Hanya saja, dalam daftar nama siswa hasil PPDB Online, tidak ada satupun nama dari mereka. “Memang kalau dilihat domisilinya, dekat dengan sekolah ini. Bahkan, salah satu ketua RT yang dekat dengan sekolah ini sudah datang ke kita, menyampaikan bahwa anak tersebut warganya,” tuturnya.