Sungkem Dulu, Baru Maju

8
SUMBER – Sebelum melangkah keluar rumah untuk mendaftar sebagai bakal calon bupati di DPC PDI Perjuangan, Ade Riyaman beserta istri sungkem kepada sang ibu. 
ade riyaman daftar calon bupati cirebon
Ade Riyaman sungkem ke ibunya. Foto: Ari/Rakyat Cirebon
Aktivis anti korupsi itu mendapat restu orang tua juga kerabat lainnya. Terbukti pada proses penyerahan formulir keluarga dan simpatisan ikut mendapingi.
“Saya niatkan dengan serius, bermula dari rasa keprihatinan sebagai putra daerah melihat kondisi saat ini. Ditambah banyak yang ikut mensuport niat saya,” terangnya pada Rakcer, Sabtu (3/6).
Ia melanjutkan, selain motivasi tersebut, kecintaan dirinya terhadap Cirebon sejak kecil sudah tertanam. Namun katanya, selama ini jati diri daerahya sebagai “kota wali” belum terlihat atau belum menjadi kebanggaan sebagai masyarakat yang tinggal di Cirebon. Melihat hal itu, maka kata dia, ke depan ia menginginkan agar ciri khas tersebut dapat dimunculkan.
Di samping itu, katanya, selama dirinya menjadi aktivis, melihat Cirebon memiliki potensi yang sangat besar dan luar biasa. Namun rupanya, Pemkab Cirebon belum mengerti apa yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan serta niatan untuk membangun. Baik dari segi infrastruktur fisik maupun mental serta kekayaan seni budayanya.
“Kearifan lokal yang kita punya pun bisa membuat kagum bukan hanya nasional, namun juga diakui dunia. Dan sebagai aktivis saya tahu betul di mana letak lambannya pembangunan Cirebon tercinta ini,” kata Ade.
Ia menjelaskan, niatannya mendaftar ke PDI Perjuangan, karena partai ini merupakan partai besar yang harapannya ke depan ia lebih mampu membangun Cirebon serta membesarkan partai ini.  “Karena negara kita rawan terhadap bahaya laten korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hal inilah jika tidak tegas akan merusak tatanan negara,” katanya.       
Lebih lanjut Ade menyampaikan, dirinya   optimis rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan akan jatuh ke tangannya. Maka, kata dia, sudah jauh-jauh hari untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas terus dilakukan, agar survei dari partai ini pun bisa berpihak terhadapnya.
“Dan saya akan terus bekerja keras dengan tim pemenangan dan saya yakin betul akan tercapai maksimal. Mampu memenuhi standar penilaian survei dari DPP untuk mendapatkan rekomendasi nantinya,” kata Ade. (ari)