Surat Suara Pilgub Kok Banyak yang Ditemukan Rusak

Surat Suara Pilgub Kok Banyak yang Ditemukan Rusak

INDRAMAYU – Sortir dan pelipatan surat suara Pilgub Jawa Barat 2018 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu dibutuhkan waktu hingga 5 hari sejak Sabtu (2/6) lalu. Memasuki hari keempat, Selasa (5/6), sebanyak 1.620 lembar surat suara ditemukan dalam kondisi tidak layak dan dinyatakan rusak.

Lebih dari seribu surat suara yang rusak itu kondisinya beragam, diantaranya ternoda tinta, ukuran tidak simetris, cetakan ngeblur, tidak sempurna, dan lainnya. Adapun jumlah kerusakannya, pada hari pertama 734 lembar, hari kedua 136 lembar, hari ketiga 159 lembar, dan hari keempat 591 lembar.

Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Murtiningsih Kartini SH MH menjelaskan, proses sortir dan pelipatan surat suara pilgub sudah berlangsung selama 4 hari. Dan ditargetkan pada hari ini, Rabu (6/6) akan rampung dan diketahui jumlah keseluruhan surat suara yang kondisinya rusak.

“Menurut keterangan isi yang tertera pada kemasannya sebanyak 677 boks ada 1.353.302 lembar. Tapi pastinya nanti kalau sudah disortir dan dilipat semua, masih berjalan diharapkan besok selesai,” jelasnya didampingi Komisioner Divisi Teknis, Syayidin dan Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas), Erwanto SE.

Disampaikan, surat suara yang rusak nantinya akan dilaporkan ke KPU Provinsi Jawa Barat untuk diminta penggantian, termasuk apabila ada kekurangan jumlah setiap boks maupun keseluruhan. “Kepastian jumlahnya nunggu selesai sortir dan pelipatan ini dulu. Yang rusak pemusnahannya di sini atau provinsi nanti menunggu instruksi, karena dilaporkan dulu ke provinsi,” terangnya.

Sementara itu, selama proses sortir dan pelipatan surat suara tersebut, pihak KPU Indramayu memberlakukan pengamanan ekstra ketat di pintu gerbang. Kebijakan ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga setiap orang yang akan masuk pun diperiksa secara selektif oleh petugas kepolisian.

“Memang agak berbeda situasinya. Tapi ini sementara selama proses sortir dan pelipatan surat suara. Kami harus waspada dan tidak mempersilahkan sembarang orang bisa masuk, karena pekerja sortir dan pelipat juga tetap diperiksa,” tegas Erwanto.

Seperti diketahui, logistik berupa surat suara tersebut tiba di KPU Kabupaten Indramayu pada Jumat (24/5) sore lalu yang dikirim oleh percetakan PT Gramedia setelah diserah terimakan dengan KPU Jawa Barat. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!