Survei Bodong Sebut Karna Tertinggi

Pertama Kali Muncul di Akun FB Jessica, Qodari Meradang

65
Kertas Survei
KERTAS SURVEI. Selembar kertas hasil survei calon bupati Majalengka yang mencatut Lembaga Survei Indo Barometer beredar di media sosial. Pihak Indo Barometer menegaskan survei tersebut bodong.

MAJALENGKA – Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indo Barometer, Muhammad Qodari menegaskan tidak pernah melakulan survei terkait Pilkada Majalengka.

Jadi, kata Qodari, hasil survei Indo Barometer  yang menyatakan calon Bupati Majalengka, Karna Sobahi, mendapat dukungan mayoritas responden, merupakan ‘bodong’ alias palsu. “Kami tidak melakukan survei di Majalengka,” ujar Qodari melalui siaran pers yang diterima Rakyat Cirebon, Kamis (19/4).

Hal itu, kata dia, menjawab pertanyaan kandidat Bupati Majalengka Mamam Imanulhaq,yang berkomunikasi langsung dengannya, menyusul beredarnya hasil survei Indo Barometer mengenai Pilkada Majalengka.

Temuan penelusuran  menunjukkan,  hasil survei ‘bodong’ itu pertama kali muncul di akun Facebook (FB) Jessica pada 17 April  pukul 22. 14 WIB.  Selanjutnya, foto lembaran hasil survei itu beredar di WhatsApp Group (WAG) dan menjadi perbincangan banyak orang di Majalengka.

Survei bodong tersebut antara lain menyebutkan, tingkat awareness pemilih terhadap calon Bupati Majalengka nomor urut 2, Karna Sobahi, tertinggi. Yakni 43, 1 persen, diikuti  calon nomor urut 1, Maman Imanulhaq 34,1 persen dan nomor urut 3, Sanwasi 2 persen.