Swab Massal Sudah Sasar 538 Orang, Target 1 Ribu

Swab Massal Sudah Sasar 538 Orang, Target 1 Ribu

RAKYATCIREBON.ID-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu tetap menargetkan swab massal terhadap 1 ribu orang. Sedangkan dari swab massal yang sudah dilakukan baru menyasar 538 orang.

Ratusan orang yang diswab tersebut telah diambil sampel lendir dari tenggorokan, juga ada yang dari hidung. Kegiatannya dilaksanakan dalam waktu dan tempat yang berbeda dengan menggunakan sistem acak.

“Kegiatannya pengambilan sampel dahak untuk dilakukan uji Polymerase Chain Reaction, PCR di laboratorium. Juga pengukuran temperatur tubuh, dan pendataan riwayat perjalanan,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara MM, Senin (8/6).

Disampaikan, pada 30 Mei siang lalu swab massal menyasar Pasar Baru Indramayu dengan hasil 135 orang, dan malamnya di Kawasan Sport Center 84 orang. Berikutnya pada 6 Juni menyasar Pasar Karangampel yang hasilnya didapatkan sampel dahak dari 156 orang. Dan di 7 Juni dipusatkan di Pasar Jatibarang dengan hasil 163 orang.

Kegiatan tes swab massal tersebut ditargetkan menyasar 1 ribu orang dengan lokasi sasaran secara acak dan prioritas atas potensi penyebaran virusnya. Meski demikian, pihaknya tidak mempublikasi jadwal dan lokasi yang akan didatangi dengan alasan menghindari kebocoran informasi.

“Tes swab massal ini sangat efektif untuk mengetahui seseorang terkonfirmasi positif atau negatif dari Covid-19. Dengan tes secara acak ini diharapkan bisa mengetahui lokasi atau spot seseorang jika telah terinfeksi oleh Covid-19. Semua orang yang kita tes dilakukan pendaataan secara rinci, sehingga nantinya bisa dihasilkan data yang akurat,” paparnya.

Sementara itu, data pasien hasil laboratorium swab sudah mencapai 422 orang. Jumlah ini terdiri dari 23 pasien positif tes kesatu, 7 pasien positif tes kedua, 347 pasien negatif tes kesatu, dan 45 pasien negatif tes kedua. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!