Tabrak Tenda Hajatan, Pelaku Jambret Apes

59
INDRAMAYU – Akibat menabrak tiang penyangga tenda hajatan, seorang pelaku jambret apes. Pria berinisial RS (28) warga Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu gagal dalam pelariannya saat membawa kabur hasil kejahatannya, Jumat (2/10). Berdasarkan keterangan yang dihimpun Rakyat Cirebon, takluknya pelaku spesialis penjambretan itu berawal dari aksinya yang berhasil merampas dompet milik Cariah binti Sulani warga Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu.

waspada jambret indramayu
Jambret diamankan polisi. Foto : Tardiarto Azza/Rakyat Cirebon

Aksi kejahatan itu terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor melintas di jalan Jenderal Suprapto, Kelurahan Karangmalang. Pelaku yang melihat target langsung memepet korban dengan mengendarai sepeda motor. Saat barang milik korban dikuasai, pelaku langsung tancap gas.Korban yang kaget secara spontanitas berteriak meminta pertolongan warga. Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban berusaha melakukan pengejaran.

Bersamaan dengan aksi saling kejar itu, tiba-tiba sepeda motor pelaku hilang kendali dan menabrak tiang penyangga tenda hajatan. Puluhan warga yang semula berkerumun dan berusaha menolong sontak mengamuknya saat mendapat informasi bahwa orang tersebut adalah pelaku kejahatan.
Amuk massa pun tidak bisa dihindarkan. Emosi massa semakin tidak terkendali. Saat aksi main hakim sendiri berlangsung. Sejumlah petugas dari Polsek Indramayu yang berpatroli segera mengamankan pelaku dan berupaya meredam emosi massa.

Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko melalui Kapolsek Indramayu, Kompol Budiyanto membenarkan peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya itu. Dari hasil pemeriksaan sementara, RS mengaku telah beraksi di belasan tempat dan lokasi berbeda di wilayah hukum Indramayu. Dari tangannya, polisi menyita satu unit motor Yamaha Mio Soul tanpa plat nomor yang digunakannya sebagai alat kejahatan, termasuk sejumlah barang bukti yang dicuri paksa oleh pelaku berupa dompet warna pink motif kartun berisikan uang sebanyak Rp240.000, STNK, KTP, SIM C, dan kartu ATM.

Sebelum apes dan diamuk massa, lanjut Kapolsek, beberapa saat sebelumnya pelaku melakukan penjambretan di jalan raya Brawijaya atau tepatnya depan Puskesmas Pasekan. Korbannya bernama Ika Pratiwi warga Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan. Barang yang diambil paksa pelaku berupa tas jinjing warna coklat berisikan sebuah handpone, STNK, BPKB, buku tabungan, dan uang tunai sebanyak Rp500 ribu. “Setelah beraksi pelaku kabur, dan di tengah perjalanan melanjutkan aksi kejahatannya,” terangnya. Akibat perbuatannya itu pelaku diancam hukuman selama 9 tahun kurungan penjara. Adapun pasal yang dikenakan yakni Pasal 365 KUHPindana. (tar)

BAGIKAN