Tak Ada Garansi Azis Dicalonkan Lagi

5
Partai Demokrat Tunggu Hasil Muscab, Prediksi Pilwalkot 2018 Diikuti Lima Pasang Calon

KEJAKSAN– Mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, Achmad Sofyan justru mengapresiasi penilaian PDIP terhadap ketuanya, Drs Nasrudin Azis SH.  “Saya mengapresiasi pernyataan ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lemahwungkuk. Itu akan menjadi catatan DPC Partai Demokrat Kota Cirebon untuk berbenah agar lebih optimal,” ungkap pemilik KTA Partai Demokrat itu kepada Rakyat Cirebon.

achmad sofyan partai demokrat cirebon
Achmad Sofyan. Doc. Rakyat Cirebon

Paling tidak, kata Sofyan, psywar yang diumbar partai berlambang banteng moncong putih itu menjadi salah satu pemicu semangat bagi Partai Demokrat untuk lebih serius menghadapi Pilwalkot 2018.“Karena ada mesin partai baik dari DPC, PAC, kader, simpatisan yang harus disiapkan secara matang untuk menyongsong Pilkada Kota Cirebon,” kata pria berkacamata itu.

Dikatakannya, nasib Nasrudin Azis untuk mendapat kepastian dicalonkan di Pilwalkot atau tidak, ditentukan melalui agenda Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kota Cirebon.
“Tergantung hasil muscab nanti bagaimana,” katanya.Muscab, kata Sofyan, menjadi ajang untuk menyegarkan kepengurusan. Dengan begitu, paling tidak, bila muscab digelar pada 2016, DPC Partai Demokrat masih punya waktu untuk merestrukturisasi kepengurusan.

“Kalau muscab DPC Partai Demokrat dilaksanakan bulan April 2016, kita masih punya waktu dua tahun untuk merestrukturisasi kepengurusan dari DPC hingga kepengurusan di tataran bawah. Hal ini akan berpengaruh terhadap langkah kita ke Pilwalkot 2018,” tuturnya.Kepastian untuk mengusung Azis atau tidak, ditegaskan Sofyan, tergantung pada hasil muscab. Terutama ketua yang terpilih.
“Tergantung siapa ketua DPC Partai Demokrat dan bagaimana komposisi kepengurusannya,” kata dia.

Begitupun dengan langkah politik untuk menjajaki koalisi. Dipastikan Partai Demokrat akan berkoalisi. Hanya saja, partai yang akan diajak berkoalisi pun diputuskan pascamuscab.“Partai mana saja untuk bisa memenuhi persyaratan 7 kursi agar bisa mengusung calon walikota dan wakilnya, akan kita putuskan setelah muscab,” kata politisi yang dikenal vokal itu.Ia juga memprediksi, Pilwalkot 2018 mendatang akan menyajikan lima pasangan calon walikota dan wakilnya. “Kita memprediksi ada lima pasangan calon,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Kesambi, HP Yuliarso BAE berani menjamin, bahwa Azis siap menghadapi Pilwalkot 2018 nanti dengan full power. “Pak Azis akan semakin kuat di 2018 mendatang,” ungkap Yuliarso.Politisi yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Cirebon itu menilai, keyakinan kader PDIP bahwa Azis tak memiliki kekuatan signifikan adalah keliru.

“Kalau punya keyakinan begitu, silakan saja. Tapi itu kekeliruan terbesar di dunia politik, ketika menganggap incumbent tak bisa bicara banyak untuk kembali mencalonkan,” kata Yuliarso.
Bagaimana dengan catatan kinerja Azis yang dinilai masih minim prestasi? Yuliarso menyatakan, hal itu sebatas asumsi. Menurutnya, Azis telah memberikan banyak kontribusi positif bagi masyarakat Kota Cirebon.

“Sejak beliau menjadi wakil walikota sampai sekarang jadi walikota, banyak sekali capaian kerja positif untuk masyarakat. Lagipula masih banyak waktu bagi Pak Azis untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.Politisi yang digadang-gadang jadi kandidat kuat pengganti Azis menjadi ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon itu yakin, masyarakat masih akan mempercayai Azis melanjutkan kepemimpinannya di Pilwalkot 2018 mendatang. (jri)

BAGIKAN