Tak Ada Korban, Dirut RSUD Waled: Ambrolnya Plafon karena Hujan Besar dan Angin Kencang

65
Budi Setiawan Soenjaya/RMOLJabar

RAKYATCIREBON.ID-Dirut RSUD Waled, Budi Setiawan Soenjaya memastikan tak ada korban akibat ambruknya plafon di salah satu ruang perawatan rumah sakit terbesar di Kabupaten Cirebon tersebut.

“ Alhamdulillah tidak ada korban,” ujarnya  kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (26/12).

Meski  kerusakan terjadi di gedung rumah sakit yang terbilang masih baru, Budi bersikeras, kejadian tersebut murni dikarenakan faktor alam.

“Ambrolnya plafon karena efek dari hujan besar dan angin kencang, “ katanya.

Budi mengklaim ambrolnya plafon tidak menggangu proses pelayanan pada pasien yang sedang dirawat inap. Dia pun mengaku kerusakan tersebut akan segera diperbaiki.

“Untuk kerusakan akan segera diperbaiki dan kami tetap memberikan pelayanan pada pasien, “ katanya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Hukum dan Masyarakat  RSUD Waled, Usup mengatakan, kerusakan terjadi pada salah satu ruangan rawat inap yang khusus melayani perawatan pada anak.

“Keruskan pada salah satu ruangan digedung baru tersebut langsung dibetulkan oleh pihak kontraktor,” ujar Humas RSUD Waled, tersebut

Usup menambahkan, ruangan maternal yang mampu menampung 37 tempat tidur tersebut merupakan gedung baru, kerusakan pada plafon disalah satu ruangan terjadi karena ada genteng yang bocor.

“Kami sudah melakukan pengecekan pada setiap ruangan dan gedung, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, “ demikian Usup. (rmol)

BAGIKAN