Tambang Ilegal Jadi Musuh Bersama

423
MASIH AKTIF
MASIH AKTIF. Aktivis WTC Dio Sanjaya mengaku siap mengawal pemerintah berantas perusahaan tambang illegal yang masih aktif meski sudah ditegur.

SUMBER – Aktivis Wilayah Timur Cirebon (WTC) mendukung pemerintah menindak tegas aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin ataupun yang menyalahgunakan izin.

Hal tersebut disampaikan aktivis dari Gerakan Masyarakat Peduli Cirebon (GMPC), Dio Sanjaya kepada Rakcer, Selasa (7/8).

Menurutnya, kasus galian C di wilayah Ciawi Asih patut menjadi atensi publik. Supaya tidak terjadi main mata antara pemilik kebijakan dengan pihak pengusaha pertambangan.

“Harus jadi musuh bersama, supaya bisa menjadi contoh bagi pengusaha lain supaya bisa menaati aturan yang berlaku disini. Jangan sampai hal ini terulang kembali, oleh karena itu jika terbukti bersalah maka harus diberikan sanksi tegas,” terangnya.

Ia pribadi mengetahui bahwa terjadi ada proses pengangkutan tanah merah dari galian C Ciawi Asih. Padahal izinnya hanya untuk menjual pasir dan batu.

“Benar bahwa disana ada pengangkutan tanah merah, bahkan sudah berlangsung sekitar tiga pekan. Pernah ditutup pada Kamis lalu, namun hari Minggu kembali beraktivitas. Padahal izinnya masih belum keluar,” paparnya.