Target PKB Raih 12 Kursi Sulit Tercapai

771
PENGARUH
PENGARUH. Dengan mundurnya Juhadi Muhammad (berkacamata) dinilai pengamat sangat mempengaruhi merosotnya suara PKB pada Pileg 2019.

INDRAMAYU – Mempertahankan 7 kursi PKB di DPRD Indramayu dinilai sangatlah sulit dicapai  dengan berbondong-bondongnya tokoh penting, pengurus DPC, DPAC hingga Bacaleg ke partai lain. Apalagi meningkatkan jumlah kursi saat ini.

Pengamat politik Hadi Santosa Farhan menganalisa, hengkangnya Ketua PCNU Kabupaten Indramayu H Juhadi Muhammad dan yang lainnya sangat berpengaruh besar pada perolehan suara PKB di Tahun 2019 mendatang.

Dengan kondisi tersebut target pengurus DPC PKB meraih 12 kursi DPRD Indramayu pada Pemilu 2019 adalah kurang rasional.

Dikatakan, meskipun ditingkatan nasional PKB sedang naik daun, akan tetapi keinginan PKB untuk meraih 12 kursi DPRD Indramayu pada Pemilu 2019 sulit terwujud, karena kondisi PKB di Kabupaten Indramayu saat ini berbeda.

Walaupun dirinya belum menghitung berapa tingkat elektabel H Juhadi Muhammad, dengan hilangnya Ketua PCNU Indramayu H Juhadi Muhammad dari PKB, akan mempengaruhi basis suara nahdiyin yang selama ini diandalkan oleh PKB, sehingga kemungkinan besarnya hilang karena mengikuti Juhadi yang pindah nyaleg ke PPP.

“Meskipun tidak semua semua warga NU hilang, tetap akan memberikan dampak. Sehingga kalau target 12 kursi itu terlalu optimis sekali,” tegasnya.

Justru sebaliknya, Hadi santosan pun mempertanyakan target perolehan kursi tersebut sudah berdasarkan hasil riset internal PKB ataupun hanya ucapan populis saja. Terlepas dari niatan utuk  meningkatkan popularitas partai dalam menghadapi Pileg 2019 mendatang, Hadi menyarankan, seharusnya PKB mempunyai riset internal berapa terget yang bisa dicapai di Pemilu Tahun 2019 nanti.