Terganjal Pandemi, Penerimaan Anggota Baru PMPT Cirebon Digelar Daring

Terganjal Pandemi, Penerimaan Anggota Baru PMPT Cirebon Digelar Daring

RAKYATCIREBON.ID – Kondisi pandemi yang hingga saat ini masih terjadi membuat semua kegiatan mahasiswa secara tatap muka tidak bisa dilakukan, termasuk kegiatan para mahasiswa yang tergabung dalam Paguyuban Mahasiswa Priangan Timur (PMPT) wilayah Cirebon.

Alhasil, kegiatan Penerimaan Anggota Baru (PAB) yang berbentuk pelatihan dan biasanya dilakukan dalam forum secara tatap muka untuk tahun ini dilaksanakan secara daring.

Minggu (01/11) , sedikitnya 68 mahasiswa asal daerah-daerah di Priangan Timur yang menempuh pendidikan tinggi di wilayah Cirebon mengikuti agenda penenerimaan anggota baru (PAB).

Ketua Umum PMPT Wilayah Cirebon, Rijal Zahid Mustofa mengungkapkan, meskipun didera pandemi, namun kegiatan keorganisasian di PMPT terus berjalan, dan semua dimigrasikan ke pelaksanaan secara daring.

“Termasuk PAB yang ke-24 ini, kita laksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting,” ungkap Rijal kepada Rakyat Cirebon.

Dijelaskan Rijal, Paguyuban Mahasiswa Priangan Timur (PMPT) wilayah Cirebon yang dipimpinnya tersebut merupakan sebuah organisasi kedaerahan yang menghimpun mahasiswa di Cirebon yang berasal dari daerah Priangan Timur, seperti Pangandaran, Kota Banjar, Tasikmalaya, Ciamis, Garut dan Sumedang.

“Kita himpun mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas yang berada di Cirebon, karena di Cirebon ini kita semua keluarga,” jelas Rijal.
Agenda penerimaan anggota baru ini, kata Rijal, merupakan langkah Paguyuban untuk tetap melakukan regenerasi dalam menjalankan visi misi organisasi.

Pasalnya, nyawa dari sebuah organisasi adalah regenerasi, sehingga PAB ini merupakan hal wajib dilakukan meskipun dalam kondisi pandemi saat ini.
“Regenerasi harus tetap berjalan, dan PAB kali ini di ikuti oleh 68 orang peserta,” kata Rijal.

Didalamnya sendiri, ditambahkan Rijal, para mahasiswa baru asal daerah Priangan Timur dikenalkan dengan budaya-budaya yang ada di dunia perkuliahan, dan hal ini dimaksudkan agar mereka bisa cepat beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang diterapkan.

Meskipun dilaksanakan secara daring, Rijal berharap proses penerimaan anggota baru ini tidak menghilangkan esensi silaturahmi dan guyub yang menjadi khas mahasiswa Priangan Timur.

“Kita hadirkan pembicara dari unsur pemerintahan di daerah, ada Wakil Bupati Ciamis, Sekda Kota Tasikmalaya, dan beberapa tokoh lainnya, maksudnya agar para mahasiswa baru betapa luasnya dunia perkuliahan yang mereka masuki saat ini, serta bisa mengimplementasikan makna silih asah, silih asih, silih asuh ditengah perjuangan menempuh pendidikan,” kata Rijal. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!