UGJ Pengabdian di Desa Cigugur Subang

54
PENGABDIAN. UGJ gelar serangkaian kegiatan di Desa Cigugur, Pusakajaya, Subang sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. FOTO : IST/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Bentuk kepedulian pada lingkungan ditunjukan civitas akademika Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Belum lama ini, melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), UGJ melakukan misi pengabdian di Desa Cigugur, Pusakajaya, Subang.

Pengabdian tersebut dilakukan dalam rangka implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Desa Cigugur dipilih lantaran masih berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Oleh karena itu, tema yang diambilpun Citarum Harum. Sesuai lokasi pengabdian.

Kepala LPM UGJ, Harmono SH MH mengungkapkan, pengabdian tersebut sejalan dengan program pemerintah terkait pelestarian lingkungan Sungai Citarum. Sehingga sejumlah kegiatan yang dilakukan fokus pada isu lingkungan.

Mulai dari workshop kurikulum yang responsif kerusakan terhadap lingkungan di Kampus I UGJ. Hingga penanaman 2000 pohon kelor di Desa Cigugur, Kamis (14/11) yang diikuti Pimpinan UGJ, Pengurus BEM, mahasiswa, camat, perangkat desa dan warga.

“Mendukung program Presiden Jokowi terkait pelepastarian Sungai Citarum Harum. Kami UGJ melakukan berbagai rangkaian kegiatan di antaranya workshop kurikulum yang responsif terhadap kerusakan lingkungan dihadiri oleh seluruh Kepala Prodi sekretaris Prodi,” ujar dia kepada Rakyat Cirebon.

“Kemudian kita juga melakikan Sosialisasi dan Edukasi serta pengobatan masal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam hal ini Desa Cigugur, Kecamatan Pusaka Jaya, Kabupaten Subang,” tambahnya.

Selain itu juga digelar pengobatan masal dan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Stunting di desa tersebut, Minggu (1/12). Kegiatan tersebut ditujuhkan guna mencegah stunting yang marak di desa tersebut.

“Ini tujuannya untuk mengatasi stunting sebagai alternatif pemenuhan gizi keluarga dalam rangka mengatasi masalah stunting,” tegas dia. (wan)