Uji Ketua HMI: Dishub Jangan Main Mata

Uji Ketua HMI: Dishub Jangan Main Mata

Sebab dalam uji kendaraan harus diuji secara berkala setiap enam bulan sekali, meskipun uji kir yang dilakukan Dishub sifatnya statis. Dirinya mengimbau kepada para pemilik pengendara yang akan melalukan uji kir kendaraan, anda secara berkala ke datang ke Dishub Majalengka.

Kabid Pengendalian Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Hendri Surento, menambahkan, dalam  pemasangan traffic light oleh Dishub itu hanya mencakup jalan kabupaten dan desa. Sebab jalan nasional atau provinsi dikelola Kemenhub pusat dalam traffic light (lampu merah, red).

“Kalau di Majalengka itu berjumlah sepuluh lampu merah dengan kebanyak di daerah industri Majalengka,” tuturnya.

Mamat Rahmat, Kepala Seksi Pengelolaan Parkir mengatakan, bahwa pengelolaan parkir berbayar di instansi pemerintah seperti Disdukcapil, Samsat, Polres, dan rumah sakit umum daerah itu ditarif parkir karena berdasarkan Undang–Undang, itu tarif parkir dengan dikelola oleh pihak ketiga.

“Kalau dalam beberapa tempat yang ada di Majalengka, itu dalam data juru parkir se-Kabupaten Majalengka ada 350 orang. Tarif parkir yang dipakai dengan kalkulasi umum Rp1000 sampai Rp2000 per kendaraan dengan sistem manual,” katanya.

Adapun sistem parkir yang otomatis, berdasarkan sistem menggunakan waktu per jam atau per hari.

“PAD yang didapatkan dari perparkiran sangat signifikan. Sebab pada 2017 didapatkan Rp1,8 miliar yang melebihi target Rp1,7 miliar. Dan pada tahun ini menargetkan Rp2 miliar,” paparnya.

Dalam juru parkir pihaknya akan terus menambah jukir sesuai bertambahnya tempat hiburan maupun lembaga yang harus dikenakan parkir bertarif.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!