Unit Pengumpul Zakat IAIN Jadi UPZ Terbaik di Kota Cirebon

Unit Pengumpul Zakat IAIN Jadi UPZ Terbaik di Kota Cirebon

RAKYATCIREBON.ID – Dari 77 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di Kota Cirebon dan tersebar di sekolah, kampus, kantor-kantor dinas dan beberapa masjid perusahaan swasta, UPZ IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UPZ yang paling produktif dalam pengumpulannya, dari ketepatan penyetoran dan grafis kenaikan penyetorannya, UPZ IAIN juga sangat baik.

Atas hal tersebut, Badan Amil Zakat (Baznas) menyalurkan dana zakat yang dikumpulkan, kembali kepada IAIN Syekh Nurjati untuk didistribusikan sebagaimana ketentuan syariat tentang zakat.

Jumat (23/10) kemarin, Baznas menyerahkan dana zakat yang dikumpulkan di UPZ IAIN, untuk didistribusikan di lingkungannya sesuai dengan asnaf yang sudah ditetapkan dalam syariat.

Wakil Ketua I Bidang pengumpulan dan Pendistribusian Baznas Kota Cirebon, Fatikhul Muhadi S Ag mengungkapkan, sesuai dengan Perbaznas nomor 02 tahun 2016 tentang pembentukan dan tata kerja Unit Pengumpul Zakat, maka maksimal 70 persen dari dana zakat yang dikumpulkan sebuah UPZ dan disetorkan ke Baznas, berhak dikembalikan untuk disalurkan di lingkungan UPZ tersebut.

“Itulah zakat, dari Muzaki yang ada di IAIN, kembali ke keluarga IAIN, karena menurut aturan, UPZ berhak menyalurkan dana zakat paling besar 70 persen dari dana zakat yang dikumpulkannya, jadi hari ini kita serahkan,” ungkap Fatikh, kemarin.

Dijelaskan Fatikh, sejak bulan Januari hingga Oktober 2020 ini, pendapatan pengumpulan zakat dari UPZ di IAIN mencapai angka yang cukup fantastis, yakni 284.045.683, oleh karena itu, UPZ di IAIN berhak membantu penyaluran dana zakat maksimal 70 persen dari angka tersebut.

Dan kemarin, Baznas memberikan dana zakat sebesar 102.624.000 untuk disalurkan UPZ IAIN, itu merupakan penyaluran kedua, karena sebelumnya juga Baznas sudah melakukan penyaluran, sehingga jumlah total yang disalurkan ke UPZ IAIN mencapai angka 157.723.000, dengan rincian 74.480.000 untuk bantuan UKT bagi mahasiswa yang kurang mampu, 15.243.000 untuk bantuan penanggulangan Covid-19, serta 68.000.000 bantuan pendidikan untuk putra-putri tenaga kontrak di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Ini yang kedua kalinya, hari ini kita salurkan dana zakat sebesar 102 juta, jadi jika dijumlah kita sudah menyalurkan sekitar 157 juta ke UPZ di IAIN,” jelas Fatikh.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr Sumanta M Ag menyambut baik bantuan penyaluran zakat yang diserahkan oleh Baznas. Diakui Sumanta, bantuan beasiswa bagi mahasiswa ini akan sangat membantu, karena kucuran anggaran beasiswa yang diupayakan kampus hingga mencapai angka 6,5 milyar belum bisa menutupi kebutuhan pembelajaran bagi para mahasiswa.

“Dana zakat dari Baznas ini akan sangat membantu bagi kami, cost yang sudah kita berikan kepada mahasiswa masih kurang, masih banyak yang belum tersentuh, maka dengan ini akan sedikit meringankan,” ungkap Sumanta.

Ditempat yang sama, Ketua Baznas Kota Cirebon, M Taufik S Ag mengharapkan, semua UPZ yang ada di Kota Cirebon bisa meniru, dan berlomba dalam hal pengumpulan zakat, sehingga minimal kondisi ekonomi di lingkungan UPZ sendiri bisa terbantu dengan dana zakat yang dikumpulkan.

“K ita berikan beasiswa bagi mahasiswa di IAIN tentu yang sesuai asnaf, ada puluhan mahasiswa, ini juga bisa dikatakan apresiasi untuk UPZ IAIN, ini UPZ terbaik, penyetor zakat terbaik dan terbanyak sehingga layak diberikan apresiasi, kita harap UPZ yang olain juga bisa mencontoh,” harap Taufik. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!