Usai Hajatan, Rumah Digasak Maling

10
PALASAH – Modus dan rencana jahat pencurian yang biasa difilmkan kini mulai ditiru para perampok. Seperti kejadian yang dialami Sri Purwanti (29) usai hajatan dirampok sekitar pukul 04.30 WIB, Selasa (13/4).

pelaku maling majalengka
Pelaku maling diamankan. Foto: Ist./Rakyat Majalengka

Rumah Sri yang beralamat di blok Selasa RT 20 RW 5 Desa Tarikolot Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka ini dimasuki maling. Sejumlah barang berharaga seperti smartphone, uang tunai senilai hampir 8 juta, satu gelang emas 7 gram, gelang kaki terbuat dari perak, berhasil dibawa kabur pelaku.
Rupanya si pencuri saat siang harinya melihat hiburan organ tunggal di rumah korban. Siang itu pelaku memperhatikan sekeliling rumah hajat sambil menggambar denah rumah tersebut, kemudian pada dini harinya mulai beraksi.

Untungnya, pihak kepolisisn berhasil mengamankan pelaku tak lama setelah pemilik rumah melapor ke pihak kepolisian. “Saya langsung melapor ke petugas polisi, dan langsung ditindaklanjuti dan menangkap pelaku di rumah kontrakannya,” ujarnya kepada Rakyat Majalengka (Rakyat Cirebon group). Sementara itu si pelaku, Iing Roingsan (40) merupakan seorang buruh warga Desa Kalodran Kecamatan Walantaka Kota Serang, yang sementara ini tinggal di wilayah Majalengka di Blok Pajambon Desa Buniwangi Kecamatan Palasah.

Kapolres Majalengka, AKBP Yudi Sulistianto Wahid SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Andhika Fitransyah membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku pencurian. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun. Modus pelaku yakni terlebih dahulu menggambar rumah korban pada siang hari di sekitar rumah itu. Rumah tersebut waktu itu sedang ada hajatan pernikahan. Pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi mata yang mengarah ke pelaku yang kini tertangkap.

“Pelaku pura-pura melihat organ sambil menggambar rumah, kemudian sekitar jam 02.30 WIB pelaku masuk dengan cara membuka kaca jendela gudang samping rumah sebelah utara lalu pelaku masuk ke kamar korban dan mengambil satu buah smarphone,satu gelang emas 7 gram, gelang kaki terbuat dari perak dan uang sejumlah Rp 7.900.000. Kemudian pelaku kabur melalui jalan semula,” jelasnya. (hrd)

BAGIKAN