Usia Baru 1 Bulan, Jembatan Senilai Rp 4,4 Miliar Ambles

Usia Baru 1 Bulan, Jembatan Senilai Rp 4,4 Miliar Ambles

RAKYATCIREBON.ID-Jembatan senilai Rp 4,4 miliar ambles. Usianya baru 1 bulan, belum diresmikan. Jembatan tersebut dikenal warga dengan sebutan Baitul Hikmah, berada di Blok Rembes, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Panjangnya mencapai 65 meter dengan lebar 4,5 meter. Jembatan tersebut sebagai akses utama masyarakat untuk ke Pasar Tegalgubug. Tragedi, amblesnya jembatan 4,4 miliar itu, mendapat respon beragam dari masyarakat. Banyak diantaranya yang menyayangkan. Mengingat, besarnya nilai anggaran pembangunan. Namun sayangnya, pembangunan jembatan tersebut terkesan asal-asalan.

Ketua Projo Kabupaten Cirebon, Hj Kuni Bukhori menegaskan semestinya tidak sampai terjadi, jika pelaksana pembangunan jembatan tersebut sesuai rancangan yang ada. “Ini sangat disayangkan sekali padahal belum satu bulan dan belum di resmikan, jembatan itu sudah ambles, padahal anggarannya cukup besar,” kata Hj Kuni kesejumlah awak media, Jumat (7/2).

Hal itu, terang Hj Kuni, menunjukan pengawasan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cirebon masih sangat kurang. Dampaknya pelaksana kegiatan terkesan asal saja. Alhasil, kini yang dirugikan pun masyarakat. Mestinya, jembatan itu sudah dapat dimanfaatkan warga. Namun sebaliknya, setelah ambruk, warga tidak diperbolehkan untuk melewatinya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon bisa lebih ketat dalam melakukan pengawasan kepada para pelaksana. Padahal sangat jelas dalam pembangunan jembatan tersebut tertulis ‘kegiatan ini didampingi Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon.

“Seharusnya Kabupaten Cirebon bisa lebih baik lagi dari sebelumnya, karena saat ini dalam pengawasan KPK, jangan sampai terulang kembali, Kabupaten Cirebon harus bersih dari praktek-praktek korupsi,” tandasnya.

Amblesnya jembatan tersebut juga ramai di media sosial (medsos). Tidak sedikit yang mengutuk keras pelaksana pembanguan tersebut. Seperti dalam akun Ali Fiqsyi Arafat. Dalam statusnya’Ali Fiqsyi Arafat mencuit “Saya berharap KPK turun tangan usut tuntas sampai akar-akarny,”. cuitan tersebut mendapat berbagai macam komentar dari warganet. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!